MAKASSAR, BKM–Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum menganggil Ilham Arif Sirajuddin (IAS) dan Ni’matullah Erbe alias Ulla untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper tes apakah layak sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel.
Musyawarah daerah (musda) Partai Demokrat Sulsel yang digelar di Four Poin By Sheraton Hotel Makassar telah berlangsung 10 hari yang lalu, namun hingga kini belum ada informasi dari DPP.
Pihak IAS yang dihubungi mengaku belum ada pemanggilan dari DPP, “Kalau tidak salah pekan kedua atau pekan ketiga baru ada pemanggilan,”ujar tim IAD, Minggu (2/1).
Hal sama disampaikan Ulla yang tak lain adalah Wakil Ketua DPRD Sulsel ini. Ulla mengakui belum ada pemanggilan. “Jadwal fit and proper tes saja belum,”ujar Ulla Minggu kemarin.
Sebelumnya, Kepala Badan Pembina Organisasi Kederisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron mengemukakan bila amanah berdasarkan AD/ART tahun 2020, yang mekanismenya memang hanya menghasilkan nama calon maksimal tiga orang dan dikirim ke DPP. Kemudian salahsatunya dipilih oleh tim 3. Tim tiga itu ketum, sekjen dan OKK. “Ini adalah mekanisme dan ketua umum memberikan ruang untuk sama sama menyampaikan pemaparan visi misi dan program kerja dalam fit and propertest. Uji kelayakan dan uji kepatutan ini adalah alat untuk mengetahui dan melihat apakah kandidat kita ini cukup mampu untuk bisa memimpin pertempuran di 2024,”jelas Herman Khaeron usai menutup musyawarah daerah (musda) Partai Demokrat Sulsel di Four Poin By Sheraton Hotel, Rabu (22/12).
Menurut Herman, nama IAS dan Ulla akan diserahkan ke AHY, bersama Sekjen dan ketua OKK DPP Demokrat siapa yang nantinya akan menjabat ketua DPD di Sulsel. (rif)

