JENEPONTO, BKM– Partai Hanura Kabupaten Jeneponto kembali memperlihatkan dukungannya atas himbauan pemerintah dalam meningkatkan imunitas tubuh.
Kali ini, Pengurus DPC Hanura Jeneponto menggelar program vaksinasi di Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke dengan mendistribusikan 500 dosis vaksin untuk masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kesbangpol Jeneponto, Tim Dinas Kesehatan, camat Arungkeke, Kepala desa Arungkeke serta tokoh masyarakat.
Ketua DPC Hanura Jeneponto Andi Mappatunru menyampaikan bila program vaksinasi ini telah dilakukan untuk masyarakat. “Tentunya vaksinasi ini merupakan hasil kerjasama antara dinas kesehatan Jeneponto, camat, dan kades Arungkeke bersama Pengurus DPC Partai Hanura Jeneponto,”ujar Mappatunru. Adapun jumlah peserta kurang lebih 700 orang yang hadir, namun yang bisa divaksin hanya kurang 500 orang karena waktu yang sangat terbatas.” Jumlah peserta vaksin yang hadir ada sekitar 700 orang lebih, namun yang berhasil divaksi hanya sekitar 500 orang yang dapat kita salurkan ke masyarakat,” katanya.
Mengenai kegiatan vaksinasi yang dijalankan saat ini, dapat di ikuti sejumlah peserta yang ada di kecamatan Arungkeke. “Tak lupa, kita telah menggerakan kader-kader Hanura yang ada ditingkat kecamatan dengan harapan program pemerintah daerah Jeneponto dapat terlaksana dengan baik,”ujarnya.
Menurut Mappatunru, tujuan program ini untuk membantu pemerintah mensukseskan supaya terhindar dari penularan Covid-19. “Kami berharap bagi yang mengikuti program vaksinasi ini bisa mengajak kelurganya ikut serta,”pintanya.
Mappatunru menyebut masyarakat kini mulai sadar dan banyak yang ikut program vaksin. Kalau dulu masyarakat banyak yang takut karena adanya rumor setelah di vaksin dapat menyebabkan sakit, maka sekarang masyarakat baru tau dan membuktikan sendiri, setelah vaksin ternyata tidak ada efek apa-apa. Dari kesadaran inilah, semoga program pemerintah dapat terlaksana dengan sempurna.
“Perlu diketahui, program vaksinasi ini aman tidak ada efek samping, jadi masyarakat tidak perlu takut. Terkait rumor setelah divaksin dapat menyebabkan meninggal dunia. Kabar itu tidak benar, justru setelah vaksinasi dapat mengebalkan tubuh dan terhindar penularan Covid-19,” terang Mappatunru. (rif)

