BANTAENG, BKM — Musyawarah Daerah I Pimpinan Daerah Ikatan Dai Muda Indonesia (PP-IDMI) Kabupaten Bantaeng yang digelar di Gedung Baznas Bantaeng, Sabtu (15/1) berakhir. Ust Tahir yang merupakan kandidat incumbent kembali terpilih memimpin IDMI Bantaeng untuk periode 2022-2026 mendatang setelah seluruh pemilik suara bulat memberikan suaranya.
Ketua Stering Commite Musda I Hamzah menjelaskan secara jalannya Musda berlangsung aman dan terkendali. Kendati selama proses pembukaan hingga penetapan ketua terpilih terjadi riak kecil tapi itu dinilai biasa dan dinamika di arena Musda diakuinya sering terjadi.
”Itu biasa saja dan kami mampu mengendalikan jalannya agenda Musda hingga tuntas,” ujarnya.
Diakui Hamzah, sehari sebelum pembukaan Musda berhembus kabar akan dua calon yang akan mendaftar untuk menantang calon incumbent di pemilihan. Tapi setelah ditunggu hingga malam hari sehari sebelum Musda resmi dibuka ternyata kedua calon tersebut memilih tidak mengembalikan formulir dengan alasan tertentu.
”Kami menunggu calon lain mengembalikan formulir tapi tidak datang. Makanya hingga pembacaan tata tertib pemilihan ketua umum disahkan, hanya satu orang kandidat yang memenuhi syarat,” tambahnya.
Sementara Ketua Umum PP IDMI Dr Muhammad Irham menjelaskan Musda adalah sebuah mekanisme organisasi untuk memilih sang nakhoda. Irham memuji kinerja panitia yang mampu mengawal gelaran Musda hingga selesai meski dengan dinamika yang ketat selama pelaksanaanya.
”Musda I IDMI Bantaeng patut diapresiasi. Asas musyawarah mufakat benar-benar dengan tanpa ada pihak lain yang terluka mampu diwujudkan. Luar biasa,” tandas Irham.
Sementara Asisten I Pemkab Bantaeng mewakili Bupati Bantaeng Ilham Syah Asyikin mengatakan IDMI adalah salah satu organisasi yangmemberi warnah baru bagi pembinaan dakwah (keagamaan) di Bantaeng. Hal ini selaras dengan program Pemkab yakni menciptakan masyarakat yang religius.
”Pergerakan dakwah IDMI di masyarakat sangat baik. Proses pembinaan yang menyentuh langsung masyarakat paling bawah sangat bermanfaat dalam membawa nilai-nilai kedamaian di Bantaeng,”tukasnya. (ila)

