MAKASSAR, BKM–Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulsel Wahyuddin M Nur menegaskan dirinya akan tetap di Partai Hanura meski SK yang akan dikeluarkan DPP sebagai calon Ketua Hanura Sulsel periode 2021-2026 bukan untuk dirinya, tapi milik orang lain.
“Saya tetap di Hanura, karena partai ini yang membesarkan saya sehigga pernah menjadi Ketua DPC dua periode di Kabupaten Luwu,”ujar Wahyuddin, Kamis (20/1).
Itu juga menepis rumor yang berkembang, bahwa namanya dikaitkan akan hijrah ke PPP yang selama ini menjadi fraksinya di DPRD Sulsel. Diketahui, di Pileg 2019 lalu Hanura hanya meraih satu kursi sedangkan PPP enam kursi di DPRD Sulsel. Sehingga Hanura ikut bergabung ke Fraksi PPP.
“Memang ada rumor semacam itu. Tapi sifatnya bercanda. Saya tetap setia di Hanura,”tutur anggota Komisi E DPRD Sulsel ini.
Terkait SK calon Ketua Hanura Sulsel, Wahyuddin mengaku belum dapat informasi terbaru dari DPP. Sehingga ia pun menunggu saja. “Tapi siapapun nama yang ada dalam SK itu, saya secara pribadi mengatakan itulah yang terbaik buat partai ini. Karena DPP telah melakukan pengkajian,”ucapnya.
Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Arwani Syaerozi mengatakan SK Ketua Hanura Sulsel segera terbit. Setelah DPP merampungkan SK tersebut di 34 daerah.
“SK Ketua DPD Hanura Jakarta sudah terbit. Untuk Sulawesi Selatan sementara di proses,”ujar Arwani.
Diketahui, ada dua nama berebut kursi ketua Hanura Sulsel yakni Wahyuddin dan Kolonel (Purn) TNI Amsal Sampetondok. Wahyuddin maju sebagai calon ketua Hanura Sulsel melalui musdalub dan didukung 10 DPC, sedangkan Amsal tidak ikut musdalub dan mengkalim didukung 16 DPC. (rif)

