MAKALE, BKM — Nama Kejari Tana Toraja Erianto Laso Paundanan dicatut oleh orang yang tidak bertanggung jawab meminta sejumlah uang kepada beberapa pejabat dan ASN dalam lingkup Pemkab Tator.
Kasi Intel Kejari Tana Toraja, Ariel Denny Pasangkin menjelaskan para korban yakni Kadis Pertanian Toraja Utara,dan Kepsek SMAN 1 Makale yang menjadi korban telah mengirim sejumlah uang dengan cara transfer masing-masing Rp 25 juta kepada sang penipu yang mencatut nama Kejari. Mereka melapor ke Mapolres Torut.
KOrbannya lainya salah seorang ASN juga ikut melapor ke Mapolres Toraja Utara Medan Sandabunga (55), warga Pangli, Lingkungan Kalawa, Kecamatan Sesean, Toraja Utara, sesuai No.STTP/22/1/2022/SPKT/Res-Torut.Polda Sulsel, Senin (24/1) lalu.
Ariel meminta baik warga Tana Toraja, maupun Toraja Utara jika menerima telepon atau watshap yang meminta uang atas nama Kejari Tana Toraja jangan dilayani dan segera laporkan kepihak berwajib.
Sebelumnya Kejari Tana Toraja Erianto Laso Paundanan saat jumpa pers membantah dirinya melakukan penipuan atas nama Kejari. Menurut Erianto, aksi penipuan merupakan tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab dengan meminta sejumlah uang kepada para korbannya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp dengan foto profil Kejari Erianto.
Dalam aksinya, pelaku meminta pinjaman uang sebab Kejari sedang di Makassar dan butuh uang,” Menurut Kajari Erianto, pengakuan seorang korban, Laila Dinar, pemilik rekening nomor 314701010780506, dan kontak HP yang digunakan 081394132787.
”Jika menemukan oknum meminta uang baik melalui telpon maupun Watshap, jangan direspon dan dilayani segera laporkan ke pihak berwajib,” ujar Erianto (gus/C)

