MAKASSAR, BKM — Wacana dari Pemerintah Kecamatan Panakkukang, untuk mengadakan kamera closed circuit television (CCTV) di titik-titik rawan terjadi perang kelompok, sepertinya tidak main-main. Rencana itu masih disinggung dalam forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan, Senin (7/2).
Camat Panakkukang, Andi Pangeran Nur Akbar, Selasa (8/2), mengatakan, walau rencana pengadaan CCTV dari Bappeda baru dapat dianggarkan tahun depan, namun pihaknya akan terus-terusan mengupayakan tercapai dalam waktu dekat ini. Terutama di wilayah Kelurahan Karuwisi.
“Khusus untuk Kelurahan Karuwisi, tidak perlu menunggu pengadaan. Kami akan carikan anggaran karena mungkin pengadaannya baru bisa di tahun depan. Mengingat saat ini di wilayah itu ada gangguan keamanan. Makanya saya langsung minta dipasang saja CCTV di titik mana yang dibutuhkan,” kata Andi Pangeran.
Dia menilai pemasangan kamera CCTV Kelurahan Karuwisi bersifat penting. Lantaran adanya pertikaian kelompok di sana yang mulai marak terjadi.
“Kami rencanakan pasang dua titik di sana. Untuk saat ini khususnya Kelurahan Karuwisi dulu karena di sana bersifat urgen,” tambahnya.
Menyikapi itu, Kapolsek Panakkukang Kompol Andi Ali Surya memberikan apresiasi dalam rangka mengantisipasi perang kelompok yang kembali pecah di wilayah tersebut.
“Beberapa kasus perang kelompok di wilayah panakkukang memang sulit diidentifikasi sehingga perlu diadakan CCTV,” bebernya.
Selain CCTV Kapolsek juga telah meminta personil tambahan dari Polrestabes Makassar khususnya untuk penanganan kamtibmas di wilayah hukum Panakkukang.
“Kami juga sudah mengusulkan personil tambahan dari Polrestabes Makassar melihat wilayah Panakkukang paling tinggi dinamikanya. Baik masalah sosial, ekonomi dan politik,” imbuhnya. (arf)

