MAKASSAR, BKM–Pemekaran sebuah wilayah atau daerah mulai bergulir jelang kotestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel, pemilihan wali kota (pilwali) serta pemilihan bupati (pilbup) yang digelar bersamaan November 2024 mendatang.
Kali ini Badan Pengurus Pusat (BPP) Keluarga Kerukunan Luwu Raya (KKLR) mendorong pembentukan Kabupaten Luwu Tengah.
Hal tersebut disampaikan Ketua bidang Humas BPP KKLR yang juga juru bicara Arsyad Kasmar, Sakral Wijaya Saputra di Warkop 212 Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar, Rabu (23/2).
Menurut Sakral Wijaya, pembentukan daerah tingkat dua atau Kabupaten, menjadi salah satu prioritas diperjuangkan BPP KKlR di bawah kepengurusan Arsyad Kasmar, agar menjadikan Luwu Raya sebagai Provinsi.
“Jadi, beliau ingin mengoptimalkan, agar pembentukan Kabupaten Luwu Tengah sebagai prioritas,” jelas Sakral.
Sakral Wijaya mengungkapkan bahwa, Ketua BPP KKLR Arsyad Kasmar, juga telah bertemu dengan Datu Luwu di jakarta, Andi Maradang Mackulau.
“Beliau pak arsyad dalam pertemuannya melaporkan terpilihnya beliau juga membahas apa saja yang akan menjadi prioritas KKlR kedepannya. Beliau ingin mensingkronkan apa yang menjadi hahal agar dapat terwujud provinsi Luwu Raya,” tuturnya.
Olehnya itu kata dia, Bapak Arsyad Kasmar meminta dukungan masyarakat Luwu Raya, agar cita-cita luhur pejuang Luwu Raya bisa tercapai.
Dalam pertemuan itu, Datu Luwu saat ini mencoba melobi agar Toraja dan Enrekang dan beberapa kabupaten lain ikut bergabung untuk masuk menjadi bahagian di Provinsi Luwu Raya nantinya. Agar memenuhi syarat pembentukan provinsi baru.
Soal pemekaran lantaran berkaitan dengan politik seperti pilgub, Arsyad membantahnya.
“Jangan ditunggangi politik, ketika dimekarkan maka siapapun yang terpilih sebagai pemimpin tidak ada masalah, yang jelas cita cita luhur pembentukan Provinsi Luwu Raya ini harus tetap di kawal sampai tuntas” terangnya.(rif)

