MAKASSAR, BKM — Seorang pria bernisial AS tak bisa berkelit di depan petugas. Setelah tertangkap, dia hanya tertunduk dan mengakui perbuatannya yang telah melakukan aksi pelemparan bom molotov di Jalan Bunga Ejaya.
Tertangkap AS setelah petugas melakukan penyelidikan lebih mendalam dengan mengumpulkan barang bukti berupa rekaman CCTV. Dari situlah aksi AS teridentifikasi saat terekam kamera. Kini AS menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolsek Bontoala.
Kapolsek Bontoala, Kompol Syamsuardi, mengatakan, penangkapan pria AS berdasarkan dari aduan yang sebelumnya diterima Unit Opsnal Polsek Bontoala. Aduan itu menyebutkan adanya kegaduhan berupa bom molotov yang dilempar seorang tak dikenal di Jalan Bunga Ejaya.
Diduga pelaku melakukan aksi pelemparan bom molotov untuk memicu keributan. Beruntung, saat kejadian itu warga tak terprovokasi.
”Tim Opsnal Polsek Bontoala dipimpin langsung Kanit Reskrim, Iptu Andi M Ilham didampingi Panit Opsnal, Ipda Herman Mote, dengan sigap turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan pelaku teridentifikasi dari rekaman kamera CCTV. Perburuan dilakukan. Hasilnya, pria berinisial AS pun berhasil dibekuk. Kini AS kami jebloskan ke balik sel tahanan Mapolsek Bontoala,” kata Kapolsek, kemarin.
Perwira satu bunga melati di pundaknya ini mengaku sangat mengapresiasi warga Bunga Ejaya dan Kandea. Pasalnya, warga tidak terpancing dengan insiden bom molotov yang dilempar pelaku dan hendak memprovokasinya.
”Kami sangat apresiasi warga Bunga Ejaya dan Kandea. Sebab mereka tidak mudah terprovokasi dengan aksi pelaku yang memancing kegaduhan. Warga langsung bertindak cepat, berkoordinasi dengan petugas kepolisian. Alhamdulillah, kami sangat senang kerja sama dengan baik dilakukan warga. Semoga perihal ini terus dijaga,” ujar Kapolsek.
Kendati demikian, dengan tertangkapnya pelaku pelemparan bom molotov, pihaknya masih mendalami motif pelemparan yang dilakukan pelaku.
”Kami dalami penyelidikan pelaku ini. Jangan sampai ada keterlibatan rekannya. Olehnya itu, kami harap warga untuk menjaga kekompakan dengan tidak sungkan untuk memberikan informasi kepada petugas kepolisian,” pungkas Kapolsek Bontoala, Kompol Syamsuardi. (ish/c)

