MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengumumkan sejumlah proyek strategis akan yang dikerjakan tahun ini. Ada 20 program yang dipaparkannya di hadapan sejumlah awak media pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus), Selasa (15/3). Kebanyakan merupakan program fisik dan infrastruktur.
Di antaranya Bundaran BTP, Smart Panyingkul, pembangunan jalan tol pesisir, akses MRT, Co’mo, Koridor Hijau, Tettere’. Selain itu ada sekolah terintegrasi, revolusi pendidikan, lorong wisata, Balai Kota menjadi Destinasi Wisata Sejarah, Kanrerong Karebosi, Kanrerong Jalan Nikel, dan Gedung PKK Dekranasda. Ada pula program Macca atau Makassar Cor City, New Balai Kota, Sirkuit Balap Untia, Japparare, dan Mal Pelayanan Publik.
“Jadi semua proyek yang saya sampaikan, itulah yang akan kami laksanakan tahun ini,” ungkap Danny.
Sebagia tindak lanjut, dia menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk menyiapkan seluruh dokumen tender kegiatan tersebut agar bisa segera dilelang. Ia tidak mau kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan nantinya molor karena persoalan terlambat tender maupun ada kendala pekerjaan.
“Semua dokumen tender sudah harus dipersiapkan. Kalau bisa paling lambat Maret sudah siap. Awal April sudah bisa dilelang semua,” jelasnya.
Dia melanjutkan, kegiatan yang sudah direncanakan tersebut sejalan dengan visi misi serta RPJMD Kota Makassar.
Lebih jauh dia menerangkan untuk program revolusi pendidikan misalnya. Sasaran awal adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Manggala.
“Desainnya mengalahkan PAUD di luar negeri. Dibangun tahun ini. Anak-anak di Manggala akan jauh lebih pintar dari yang lain,” ucap Danny selagi memperlihatkan desain PAUD Manggala.
Untuk Lorong Wisata, Danny menargetkan akan tercipta 5.000 lorong wisata dalam periode kepemimpinannya ini. Tiap tahunnya ditarget 1.000 lorong wisata selama lima tahun berturut-turut.
Penanggung jawab program ini adalah Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Melibatkan berbagai organisasi di Pemkot Makassar.
“Satu lorong wisata mempekerjakan 20 orang. Kalau 20 orang setiap lorong, maka 1.000 peluang kerja baru terbentuk,” katanya.
Selanjutnya untuk revitalisasi Karebosi, Pemkot Makassar menyiapkan anggaran senilai Rp18 miliar. Danny mengatakan pihaknya merancang pembangunan lapangan bola yang representatif. Enam lapangan kecil untuk latihan, dan satu lapangan utama yang akan menggunakan rumput sintetik.
Sementara di sekeliling Lapangan Karebosi, tapi posisinya di bawah tanah, rencana akan disiapkan track untuk jogging, fitnes, dan lari.
Bukan itu saja, Pemkot Makassar juga akan menyiapkan lokasi untuk pelatihan olah raga bela diri. Mulai kempo, karate, pencak silat, dan lainnya. “Jadi bisa dijadikan lokasi untuk atlit bela diri Sulsel untuk latihan di sana,” urai Danny.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Ferdy Mohtar menjelaskan pihaknya mengalokasikan Rp17 miliar untuk 500 Lorong Wisata tahun ini. Itu di luar lorong wisata yang juga dibuat sejumlah OPD lainnya.
“Sejumlah OPD dilibatkan untuk menyukseskan program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkot Makassar. Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Kominfo. Termasuk jajaran camat hingga lurah,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, untuk program lorong wisata binaan DKP, disasar wilayah-wilayah yang dengan prasyarat teknis, misalnya punya ruang yang cukup untuk bercocok tanam, akses untuk mendapat sinar matahari yang memadai, memiliki sumber air yang cukup.
Khusus pembangunan sirkuit balapan di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya sejumlah agenda sudah dipersiapkan. Mulai dari anggaran, lahan, hingga proses lelang proyek untuk pembangunan.
Program unggulan pemerintah kota itu diperkenalkan dengan nama ‘Untia International Ecocircuit’ atau arena balap International berbasis konservasi. Angggaran yang disiapkan sebesar Rp190 miliar dengan luas lahan 18 hektare.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar Andi Pattiware mengatakan anggaran yang disiapkan bersumber dari APBD tahun 2022. Adapun dokumen untuk pengajuan tender sementara dipersiapkan. (rhm)

