GOWA, BKM — Meski masih diselimuti pandemi Covid-19, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa tidak mau tinggal diam. Sejumlah sektor pembangunan digenjot meski di tengah keterhimpitan anggaran recofusing.
Salah satu contoh hasil kerja keras Pemkab Gowa adalah pertumbuhan ekonomi di Gowa memperlihatkan kondisi membaik. Terbukti persentase pertumbuhan ekonominya berada pada urutan kedua di Sulsel.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan menyebutkan, data pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gowa menggambarkan kinerja yang baik diperiode 2021, yakni 7,26 persen. Bahkan, besaran persentase Gowa ini melampaui pertumbuhan ekonomi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang hanya mencapai 4,65 persen. Daerah yang berada di urutan pertama adalah Kabupaten Bantaeng sebesar 8,86 persen.
Terkait capaian ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, level kedua ini diraih Gowa berkat program-program yang dicanangkan pemerintah kabupaten melalui instansi terkait. Khususnya dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
”Pertumbuhan ekonomi ini juga diikuti dengan peningkatan pendapatan perkapita Gowa setiap tahunnya,” kata Adnan, Senin (21/3).
Adnan mengatakan, capaian pendapatan perkapita pada 2020 lalu berkisar Rp27,45 juta. Nilai ini mengalami kenaikan 10,89 persen pada 2021 atau sebesar Rp 30,44 juta. Dengan adanya kenaikan ini, Adnan berharap, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh positif dapat menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Apalagi di tengah pandemi Covid-19.
”Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Gowa. Tapi kami optimis berkat kerjasama semua pihak, semoga kita bisa keluar dari pandemi ini agar kondisi ekonomi kita jauh bisa lebih membaik lagi,” papar Adnan.
Selain data BPS Sulsel, angka kemiskinan di Kabupaten Gowa berada di angka 7,54 persen atau di bawah angka Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 8,78 persen. Begitu pun dengan angka pengangguran yang mengalami penurunan dari 6,44 persen di periode 2020 menjadi 4,30 persen di periode 2021. (sar)

