MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto, mulai gusar terhadap lurah-lurah yang tidak memperhatikan persoalan kebersihan di wilayah kerja masing-masing.
Dalam Post Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) yang digelar secara virtual, Rabu (23/3), Danny mengaku kecewa saat menemukan tumpukan sampah di beberapa wilayah. Seperti di Maccini Parang, ada juga di Kecamatan Mariso, dan Kecamatan Ujung Pandang.
“Saya melihat ada tumpukan sampah yang tidak diangkat di Maccini Parang. Yang jelas, lurahnya itu tidak lihat. Celakanya lagi, karena sampah itu tidak diangkat,” ungkap Danny.
Dia menegaskan, persoalan kebersihan tidak ada toleransi. Jangan ada yang lengah. Jangan sampai soal sampah, lurah dievaluasi dan diganti.
Orang nomor satu Makassar itu pun meminta penjadwalan buang sampah yang baik. Jangan membuang sampah saat aktifitas warga masih ramai.
Dia melarang warga membuang sampah mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 20.00 wita malam.
“Jadi saya perintahkan, mulai jam 06.00 wita hingga pukul 20.00 wita dilarang tidak boleh ada sampah kelihatan di pelosok kota,” tegasnya.
Warga baru boleh mengeluarkan sampahnya masing-masing pada pukul 20.00 wita hingga pukul 22.00 wita. Sampah tersebut harus dikemas dengan baik menggunakan kantong plastik supaya petugas mudah mengambilnya. Juga agar aman dan tidak berserakan sebelum diambil.
Selanjutnya, petugas baru akan mengambil sampah dari rumah warga pada pukul 24.00 wita. Selanjutnya dimulai pembersihan wilayah saat habis salat subuh hingga jelang pagi.
Camat dan lurah diminta bersikap tegas kalau ada warga yang tidak menaati aturan jadwal buang sampah yang telah ditetapkan. Kalau perlu, sang pelanggar diberi sanksi mulai ringan hingg berat tergantung pelanggaran. Misalnya tidak akan dilayani mengurus administrasi kependudukan.
Danny juga akan melibatkan seluruh Laskar Pelangi yang lulus seleksi untuk menjadi inteligen sampah. Mereka yang akan melaporkan dimana-mana saja sampah ditemukan menumpuk.
“Jadi saya minta kepada lurah, tetapkan penjadwalan pembuangan sampah sesuai yang saya sampaikan. Intinya saya tidak mau melihat ada sampah yang berserakan di Makassar,” tandasnya. (rhm)

