pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lima Hari Dicari, Korban Laka Terjepit Batu di Sungai

MAKALE, BKM — Amata Bitticaca, korban kecelakaan tunggal sebuah mini bus yang jatuh ke sungai Salubarani akhirnya ditemukan tim SAR Gabungan, Kamis (24/3) pukul 10.55 Wita. Kondisinya sudah tidak bernyawa. Jasad perempuan usia 61 tahun itu terseret hingga ke sungai Matta Allo, Kabupaten Enrekang, atau kurang lebih 8 km dari tempat kejadian.

Korban ditemukan dengan kondisi badan tertelungkup. Posisi kepalanya berada di bawah dan terjepit batu besar. Sekujur tubuhnya sudah membengkak.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Penyebabnya, arus air begitu deras dan kondisi sungai cukup ekstrem. Petugas harus menggunakan tali karmantel milik SAR.

Tim SAR gabungan bertaruh nyawa ketika mengevakuasi korban dari dasar sungai Mata Allo yang cukup dalam dengan menggunakan teknik tiroline.

Setelah berhasil dibawa ke darat, tubuh korban dimasukkan ke kantong jenazah. Selanjutnya digotong beramai-ramai melewati semak belukar dan pinggir kebun warga untuk dibawa ke ambulans yang sudah menunggu di depan Polsek Alla.

Sebelum ambulans berangkat, jenazah korban diserahkan ke keluarga. Kemudian diantar ratusan warga Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara  menuju rumah duka di Kelurahan Singki Rantepao. Selanjutnya ke rumah keluarga di Madandan, Tana Toraja.

Komandan Basarnas Palopo Maickel Mart Famy, membenarkan penemuan korban lakalantas yang telah meninggal dunia di hari kelima pencarian. ”Proses evakuasi membutuhkan waktu yang dua jam dengan teknik tiroline untuk membawa tubuh korban ke pinggir sungai. Hal itu dikarenakan derasnya air sungai,” ujar Maickel, kemarin.

Peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi pada Minggu (20/3). Sekitar pukul 04.30 dinihari, mini bus Toyota Innova yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke sungai Salubarani. Kendaraan ini berpenumpang satu keluarga yang terdiri dari tujuh orang.
Ketika itu seorang penumpang bernama Deprianti Rante Balik (28) meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah korban di Rantepao.

Sedangkan Amata Bitticacac atau Mama Rara hanyut terseret arus dan dilakukan pencarian tim SAR gabungan, hingga akhirnya berhasil ditemukan, kemarin.

Sementara lima penumpang selamat, sempat dirawat di RS Lakipadada. asing-masing Vebrianto Salombe (28), Vebrian (30), Yuliana Salulimbong (56), dan Melona (5), serta Rante Balik (28).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut pemilik kendaraan ditengatai mengalami kerugian puluhan juta rupiah, sebab kerusakan parah terjadi di bagian bodi, kaca depan retak, kaca samping kiri dan kanan pecah, serta kaca spion sebelah kanan juga pecah. (gus/b)




×


Lima Hari Dicari, Korban Laka Terjepit Batu di Sungai

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link