GOWA, BKM–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan telah melaksanakan Training of Instructure (TOI) di Kota Malino, Kabupaten Gowa, Kamis (31/3). Kegiatan yang yang dimilai sejak Senin (28/3) ini bertujuaan untuk menciptakan instruktur yang siap menyebarkan politik PKB di masyarakat dan kader-kader PKB berbasis Desa.
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari itu dihadiri kader DPW PKB Sulsel, DPC Se Sulsel dan simpatisan PKB. Kegiatan TOI menghadirkan pelatih nasional utusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Ketua DPW PKB Sulsel H Azhar Arsyad, menekankan agar kader TOI ini benar-benar menjadikan pelatihan ini sebagai batu loncatan PKB untuk memenangkan Pemilu 2024 nantinya.
“Kader TOI ini akan dikirim ke desa-desa se Sulsel dengan tujuan untuk menebarkan ideologi partai dan harus dipatrikan dalam hati masing-masing kader bahwa kegiatan kaderisasi PKB di desa-desa bukan hanya untuk kepentingan politik saja, tapi juga meneguhkan Aswaja dan Nahlatul Ulama di level grass root,”ujar Azhar.
Azhar yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel mengaku tidak ingin lagi mendengar adanya kelompok yang mendiskreditkan kelompok lainnya.
“Kita tidak ingin lagi mendengar adanya kelompok masyarakat budaya di Sulsel seperti Bissu yang didiskreditkan di Sulsel. Maka dari itu tugas utama kita sebagai kader PKB adalah menebarkan politik rahmatan lilalamin, tegasnya.”pinta Azhar.
Pimpinan Pondok Nahdliyin La Temmasonge Bone Andi Tansih mengungkapkan bahwa kegiatan kaderisasi PKB ini adalah format baru dalam politik, karena PKB dengan tangan terbuka memberi kesempatan bagi siapapun yang ingin mendalami politik untuk ikut memberi sumbangsi dalam meneguhakn politik Ahlu Sunnah Waljamaah yang dianut PKB. (rif)

