MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman menyertahkan hadiah bagi Kades yang tertib adminitrasi. Kali ini, Kecamatan Tomoni mendapat kesempatan sebagai lokus kunjungan kerja dan sekaligus menjadi kecamatan terakhir atau kesebelas yang dikunjungi oleh Bupati Luwu Timur dalam program menyapa desanya yang dikemas dalam bentuk Rakor dengan menghadirkan para Kades se-Kecamatan Tomoni, kepala Puskesmas, serta para tokoh agama dan masyarakat.
Bupati Luwu Timur terlebih dahulu menandatangani Prasasti pembangunan USB SMPN 2 Tomoni dan pembangunan 3 Ruang Kelas Baru (RKB) SDN Kelas Jauh 172 Tomoni.
Menyerahkan Piagam penghargaan kepada Desa Bayondo, Bangun Jaya, dan Mulyasri atas prestasinya pada Lomba tertib dokumen administrasi desa terbaik Tahun 2021, dan menyerahkan Bantuan Sembako Dari Baznas Kabupaten Luwu Timur kepada 5 KK di masing-masing desa se-Kecamatan Tomoni.
“Khusus untuk Baznas, saat ini sudah memiliki ketua baru, saya berharap Baznas kedepan mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari masyarakat. Jadi mungkin ada beberapa yang belum disalurkan, agar segera disalurkan kepada yang berhak menerimanya,” pesan Bupati.
Kunker di Kecamatan Tomoni, mantan Kepala Bappelitbangda Lutim ini mengatakan, sebenarnya program berkelanjutan ini namanya sapa desa yang sempat tertunda karena omicron.
“Alhamdulillah bisa kita lanjutkan kembali meski dalam bentuk rapat koordinasi. Untuk itu, saya berterima kasih kepada semuanya, utamanya kepada Forkopimda dan Kapolres Lutim atas upayanya sehingga Luwu Timur ini berada pada level 1, dimana ada tiga daerah saja yang ditetapkan level 1 di Sulsel yakni Lutim, Bantaeng dan Selayar,” ungkap Budiman.
Usai menyampaikan kata pengantarnya, selanjutnya H Budiman memberikan kesempatan kepada para kepala desa untuk menyampaikan segala unek-uneknya, aspirasinya dan harapan-harapan untuk kemajuan desanya.
Berbagai masukan disampaikan oleh para kepala desa dan hampir semua mengeluhkan terkait pengolaan sampah dimana membutuhkan armada, akses armada dan tenaga pengangkut. Selain itu juga, seringnya terjadi banjir yang diakibatkan drainase tidak berfungsi.
Banyak juga yang meminta perbaikan jalan dan pengaspalan agar cepat direalisasikan. Mendengar hal tersebut, Bupati langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti.
“Ini penting sekali, kalau di perubahan cukup anggaran segera dilaksanakan karena tidak ada alasan untuk menunda kegiatan ini. Jadi pak kadis, prioritas besok suruh pergi ukur, kalau perlu sudah ada rencana desain awalnya sehingga kalau masuk anggaran perubahan, langsung bisa di desain dan langsung bisa dikerjakan. Tapi kalau bisa dia dipelihara, langsung tahun ini pelihara jalan itu dan tidak perlu tunggu perubahan,” jelas Bupati Luwu Timur yang disambut tepuk tangan dari para kepala desa. (rls)

