MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulsel Azhar Arsyad menanggapi santai peluang partainya berkoalisi dengan Partai Gerindra. Tak hanya itu, ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar juga dikabarkan akan berpasangan pada pemilihan presiden (pilpres) 14 Februari 2024 mendatang.
“Alhamdulillah dan Insya Allah koalisi atau paket ini bukan hanya di tingkat pusat, namun sampai ke struktur terbawah. Saya juga yakin kalau paket ini akan diterima oleh masyarakat karena kombinasi yang sangat ideal, baik partainya nasional-religius dan religius-nasionalis atau militer dan santri,”ujar Azhar Arsyad yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel, Kamis (14/7).
Seperti diberitkan koran ini sebelumnya, Partai Gerindra dan PKB tengah menjalin koalisi jelang pilpres dan pemilu legislatif (pileg).
Meski begitu, baik dari Gerindra maupun PKB masing-masing masih mendorong ketua umumnya menjadi calon presiden (capres).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras mengungkapkan jika koalisi Gerindra dan PKB sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.
“Jadi saya kira itu keputusan dan insyaallah berkoalisi dengan PKB, memenuhi syarat Presidential Threshold untuk mengusung Prabowo untuk jadi presiden,”jelasnya.
Andi Iwan yang juga Wakil Ketua komisi V DPR RI itu mengatakan telah menginstruksikan 24 DPC Gerindra di Sulsel untuk menggelar pertemuan dan silaturahmi dengan PKB di wilayah masing-masing.
“Itu sudah kami adakan di tingkatan DPP bahkan tingkatan Provinsi terakhir seluruh pengurus DPD dan DPW PKB sudah ada pertemuan silaturahmi,”jelas Andi Iwan usai rapat koordinasi (rakor) di Grand Claro Hotel Makassar, Selasa (12/7).
Menurutnya, DPD sudah memberikan instruksi untuk semua ketua DPC agar segera melakukan konsolidasi dengan pengurus PKB di daerah masing-masing dalam rangka persiapan menghadapi pemilihan presiden. (rif)

