MAKASSAR, BKM — LPM Penalaran UNM menggelar Technical Meeting (TM) II Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK) XXV setelah melewati tahap seleksi. Sebanyak 109 peserta yang berhasil di tahap seleksi dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Bahasa Arab, Sabtu, 16 Juli 2022.
TM II yang dilaksanakan ini bertujuan guna menjelaskan kepada peserta mengenai mekanisme PMP-OMK XXV yang akan mereka lalui. Pada TM II ini peserta akan mendapatkan pengarahan seputar mekanisme PMP. Setiap peserta akan membuat dua Karya Tulis Ilmiah (KTI), yaitu KTI non penelitian sebagai tugas individu dan KTI
penelitian sebagai tugas kelompok.
Peserta dibagi atas beberapa kelompok penelitian berdasarkan tema yang telah dipilih. Terdapat dua mentor dan satu panitia pengarah yang akan membimbing di setiap kelompok dalam penyelesaian KTI penelitian. Kemudian, setiap peserta memiliki mentor individu dan paper yang membimbing dalam penyelesaian KTI non penelitian.
Ketua Panitia Muh. Fadhil Firdaus, meminta kepada para peserta TM PMP OMK XXV agar menyimak dengan baik mekanisme, alur dan apa saja yang akan dikerjakan selama Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP).
”Selain itu, hubungan adik-adik dengan kakak mentornya terjalin dengan baik agar setiap kendala yang dihadapi akan selalu didampingi dan dibantu,” imbaunya.
Koordinator Panitia Pengarah Aninda Lestari, berharap kepada para peserta bisa bertahan sampai akhir. Apapun yang terjadi, mereka bisa mengambil banyak hal positif.
“Harapan saya pada TM II ini, peserta bisa memahami terkait hal-hal yang akan dilakukan, baik itu alur maupun aturan yang ditetapkan. Yang paling penting peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujarnya. (rls)

