MAKASSAR, BKM — Satu lagi aset Pemerintah Kota Makassar terancam lepas. Lahan di atas Sekolah Dasar (SD) Inpres Mallengkeri yang berlokasi di Jalan Mallengkeri diakui milik seseorang. Lahan tersebut malah sempat disegel beberapa waktu lalu.
Dikonfirmasi sekaitan persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin mengaku, jika pihak sekolah sudah melaporkan hal itu kepadanya.
“Saya sudah terima laporannya, ada oknum yang mengaku pemilik lahan tempat SD Mallengkeri. Persoalan ini sudah ditangani Dinas Pertanahan,” ungkapnya.
Namun walaupun ada yang mengklaim jika lahan tersebut miliknya, Muhyiddin menjamin proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.
Diapun merasa heran karena sepanjang sekolah tersebut berdiri, baru ada yang mengaku punya hak atas sekolah.
“Sejak tahun 1979 kenapa baru sekarang mengaku. Perlu ditelusuri dari mana awalnya itu,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum, mengatakan, ia sudah memerintahkan bidang terkait untuk menelusuri.
“Kami segera tindak lanjuti mengenai lokasi, terkait SD Malengkeri akan kami rapatkan dan dicermati lebih lanjut,” tuturnya.
Sejauh ini, pihak yang mengklaim lahan tersebut belum melayangkan gugatan.
Tetapi Pemkot Makassar akan siap jika yang bersangkutan menggugat sekolah tersebut.
“Jadi kalau dia mau gugat, silahkan. Tapi kami dari pemkot apa yang menjadi pencatatan tentu kami akan fight sesuai dengan apa yang menjadi regulasi,” terangnya.
Namsum mengaku, sekolah tersebut memang belum bersertifikat. Akan tetapi SD Inpres Malengkeri ada dalam pencatatan Pemkot Makassar di bidang aset.
“Memang pengalaman dari dulu banyak tercatat, tapi dari segi fisik kita lihat telah dimanfaatkan pemkot untuk pemanfaatan umum masyarakat,” pungkasnya. (rhm)

