BULUKUMBA, BKM — Wakapolres Bulukumba Kompol Umar merespon terkait permasalahan nelayan asal Kabupaten Bantaeng yang diduga terjadi di wilayah Kabupaten Bulukumba Sulsel, Sabtu (20/8). Nelayan Bantaeng melakukan aksi penutupan di Jalan Poros Bantaeng – Bulukumba Kelurahan Lembang Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng hingga siang hari.
Aksi penutupan jalan itu terjadi diduga disebabkan adanya perusakan kapal nelayan asal Kabupaten Bantaeng dengan cara menabrak dan membakar perahu tersebut. Kejadian itu diduga dilakukan oleh nelayan asal Kabupaten Bulukumba di perairan Kapasa Kabupaten Bulukumba terhadap kapal nelayan milik asal Kabupaten Bantaeng.
Kompol Umar yang menerima informasi kejadian tersebut dengan sigap melakukan upaya-upaya penanganan untuk mencari solusi dalam menyikapi kejadian itu.
“Kami dari Polres Bulukumba sudah mengambil langkah antisipatif. permasalah Pak Kasat Intel Polres Bulukumba langsung antar nelayan Bantaeng untuk buat laporan polisi di Polres Bulukumba agara segera di proses,” jelas Kompol Umar.
Dia menambahkan pihaknya menerima perwakilan Pemkab Bantaeng yakni Kadis Perikanan dan Kelautan Rita Siamba Pasha, Kasatpol PP dan Damkar Jaemuddin, Sekertaris Kesbangpol Anwar Hamido, Camat Bantaeng Rigas Panawang Hakim dan beberapa aktivis Bantaeng.
Sementara Pemkab Bulukumba hadir Kepala Kesbang Pol Ahmad Arfan dan perwakilan Dinas Perikanan Dan Kelautan Bulukumba serta Polres Bulukumba di hadiri oleh Kasat Intelkam AKP Saharuddin dan KBO Satreskrim Ipda A Umar.
Kompol Umar meminta untuk Pemkab Bulukumba agar mengagendakan jadwal pertemuan untuk membahas permasalahan tersebut sehingga tidak makin melebar.
“ Jadi dari permasalahan ini langkah-langkah yang kami ambil dari Polres selain sudah menjemput nelayan Bantaeng yang merasa di rugikan untuk buat laporan Polisi, kami juga sudah menyarankan kepada pihak Pemkab Bulukumba yang di hadiri oleh Kepala Kesbang Pol dan perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba untuk melakuan pertemuan membahas permasalahan ini” Ucap Wakapolres KOMPOL Umar.
“Sekarang korban dan saksi – saksi sementara dimintai keterangannya oleh penyidik Satreskrim,” pungkasnya. (min/C)

