SIDRAP, BKM — Jajaran Polres Sidrap sukses melaksanakan kegiatan Operasi Sikat selama periode dari 11-30 Agustus 2022. Ada 42 orang ditetapkan tersangka dan disel. Mereka terlibat dari sejumlah kasus seperti pencurian, judi, narkotika dan obat-obatan terlarang.
Hasil pengungkapan selama 20 hari dirilis Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah di Mako Polres, Kamis (1/9). Kapolres didampingi Wakapolres Kompol H Muhtar, Kabag Ops AKP Nasri, Kasat Reskrim AKP Saharuddin, Kasat ResNarkoba AKP Arham Gusdiar, Kasi Humas AKP Zakaria Lessa dan PJU lainnya.
Kapolres merinci kasus-kasus yang diungkap diantarnya kasus kriminal tapi 13 Laporan Polisi (LP) dengan 16 orang tersangka. Kasus target operasi (TO) sebanyak dua kasus dengan dua orang tersangka, termasuk non TO sebanyak 11 kasus meliputi pencurian biasa dan curanmor dengan 14 orang tersangka.
Kasus narkoba ada empat LP kasus dengan r orang tersangka. Pngungkapan kasus narkoba, timnya berhasil menyita barang bukti 1,6702 gram atau satu kilogram dengan empat orang tersangka.
Khusus kasus 303 atau dikenal perjudian itu ada dua LP dengan lima orang dipidana penjara dengan rincian kasus judi Online Toto Gelap atau Togel.
Termasuk empat kasus model C3 atau dikenal kasus cabul dengan tersangka empat orang terduga pelaku.
“Alhamdulillah, selama Operasi Sikat kami mengungkap kasus menonjol seperti narkoba, kriminal umum meliputi pencurian, judi dan pasal percobaan pemerkosaan atau persetubuhan. Semuanya ada 42 orang kita tersangkakan dan proses BAP penyidikan,”ungkap Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah.
Operasi sikat jelas Kapolres terbilang cukup sukses dibanding tahun sebelumnya 2021 lalu. Tahun lalu jumlah LP sebanyak tujuh kasus dan tahun tahun ini 13 kasus.
“Ini merupakan suatu keberhasilan rekan-rekan di Satuan Reskrim maupun Narkoba. Ini patut kita apresiasi dan penghargaan, terimakasih banyak atas atensinya semua,”ucap AKBP Erwin.
Kegiatan operasi sikat ini merupakan implementasi perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mewujudkan Polri Presisi yang profesional, terbuka dan akuntabel dalam menegakkan program prioritas Harakamtibmas.
“Kita akan terus berupaya keras menyelaraskan program Kapolri menuju Polri Presisi. Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa bantuan dan masukan masyarakat,”ucap Erwin. (ady/C)

