pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DP2 Target Makassar Bebas PMK Bulan Ini

MAKASSAR, BKM — Dinas Perikanan dan Peternakan (DP2) menargetkan Makassar bisa masuk zona putih atau zero Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bulan ini.

Kelapa Dinas DP2 Makassar Evy Aprialty menerangkan, kasus PMK yang ditemukan pada hewan ternak di Makassar sejauh ini mulai menurun drastis.
Jika pada Juli lalu, angka hewan ternak yang mengalami PMK sebanyak 215 ekor, di awal September ini tercatat sisa 18 ekor yang sakit.
“Alhamdulillah sudah menurun dibanding akhir Juli . Itu karena adanya intervensi Satgas PMK. Tim gerak cepat melakukan penanganan. Dampaknya dari 215 ekor sisa 18 yang sakit.
Kita upayakan Makassar pertengahan September ini,” ungkap Evy saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan PMK di Balaikota Makassar, Senin (5/9).

Dia mengatakan, jika kasus PMK terus menurun dan Makassar dinyatakan sudah masuk zona putih, lockdown wilayah bisa dibuka kembali. Artinya, distribusi hewan ternak, dari dan yang akan masuk ke Makassar diijinkan kembali.
“Semoga pertengahan September ini sudah bisa zero,” jelasnya.
Jika demikian, kebutuhan daging di kota ini akan bisa terpenuhi dengan baik. Rumah Potong Hewan (RPH) juga sudah bisa berfungsi dengan baik.
Evy berharap Makassar bisa menjadi percontohan penanganan PMK yang baik di Sulsel. Alasannya, kerja-kerja yang dilakukan sangat bagus.
“Berkat kerjasama satgas yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, dokter hewan, Fakultas Peternakan Unhas dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI,” jelasnya.

Selanjutnya, langkah intervensi yang akan dilakukan adalah vaksinasi PMK untuk seluruh hewan ternak.
Yang menjadi kendala sekarang, masih ada sebagian warga yang tidak mau jika hewan ternaknya divaksin.
“Itu merupakan tantangan kami bagaimana supaya semua ternak di Makassar harus tervaksin dan terobati supaya tidak ada lagi PMK dan bisa dibuka juga lockdown,” lanjut Evy.

Sejauh ini, titik penyebaran PMK terbanyak ada di Kecamatan Manggala.
Sementara itu, Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulselbar, A. Agung PJ Wahyuda menerangkan sejauh ini masih ada sekitar 50 persen atau 300-an hewan ternak jenis sapi dan kerbau yang belum divaksin. Sebanyak 200-an berada di Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya dan sisanya sekitar 100-an tersebar di beberapa kecamatan.

Proses vaksinasi PMK untuk hewan ternak hampir sama dengan vaksinasi covid-19.
Sebelum melakukan vaksinasi, hewan ternak ditracing terlebih dahulu. Apakah mengidap PMK atau tidak.
“Kalau sakit, kita tidak melakukan vaksinasi. Itu dilakukan untuk hewan ternak yang sehat saja,” ungkapnya. (rhm)



×


DP2 Target Makassar Bebas PMK Bulan Ini

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link