PAREPARE, BKM — Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Pinrang, Firdaus (60) ditemukan tewas didalam kamar mandi di salah satu hotel di Kota Parepare, Minggu (4/9) sore.
Kejadian ini terungkap setelah seorang wanita YL (55) melapor ke petugas hotel bahwa di kamar tempet keduanya menginap Firdaus sudah terbujur kaku dalam kamar mandi hotel usai keduanya berkencan layaknya pasangan suami istri.
Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Paleteang, Pinrang dan diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
Kapolres Parepare AKBP Andiko Wacaksono melalui Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Deki Marizaldi menjelaskan, kejadian bermula dari korban FR bersama selingkuhannya YL sekitar pukul 12.00 Wita beranjak dari salah satu rumah makan Patato di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.
Usai santap siang, YL dan FR langsung menuju ke Hotel Puri Gandaria sekitar pukul 13.00 Wita, lalu cek in dan masuk dikamar nomor 08. Sekitar pukul 15.45 wita, YL keluar dari kamar dan melapor ke resepsionis bahwa FR dalam keadaan meninggal di dalam kamar mandi.
Dari keterangan YL, diketahui korban FR menelponnya malam tadi dan mengajaknya menikmati lawak ikan di Kota Parepare. “Kenapa jauh sekali’na, lokasi wisata ammani ji mau di pergi, namun di jawab korban tidak ada lawak ikan di Pantai Wisata Ammani,”urai YL.
Kemudian keduanya berangkat dari Pinrang menuju Parepare menggunakan
mobil Toyota Calya warna putih. Dari keterangan YL diketahui jika keduanya habis melakukan hubungan layaknya suami Istri.
“Korban FR usai berhubungan badan dengan YL, masuk bersih-bersih di kamar mandi. Saat itulah, YL yang hendak meludah di kamar mandi sempat mendengar suara ngorok dari korban dalam kamar mandi,” ujar Kasat Reskrim menirukan pengakuan YL.
Setelah melihat FR duduk tersungkur dan sempat memegang dan memanggil namanya, karena tidak direspon, saya langsung keluar ke resepsionis melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan.Sekitar pukul 16.08 wita, tim medis tiba di hotel dan setelah tim medis melakukan upaya dan pemeriksaan FR dinyatakan meninggal dunia. Menurut kerabat korban, FR memiliki riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi dan asam urat. Keluarga korban yaitu istri dan anaknya menerima dengan lapang dada meninggalnya FR.
“Dari keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menandatangani surat penolakan untuk dilakukan autopsi,”jelasnya.
Terpisah, Plt Kepala PBPD Parepare Nasrullah mengatakan setelah mendapat laporan dari Call Center 112 adanya penemuan mayat atas nama Firdaus, anggota langsung menuju TKP bersama Tim Rescue dari TRC BPBD, Call Center 112, dan Polsek Bacukiki untuk melakukan evakuasi korban meninggal dunia di Hotel Gandaria 2. (mup/C)

