MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, melalui Dinas Sosial menargetkan penyaluran bantalan kenaikan BBM rampung pada 22 September 2022 mendatang.
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang mengatakan, bantuan langsung tunai (BLT) atas kenaikan BBM tersebut harus selesai September ini.
“Sampai tanggal 22 September, bulan ini. Harus selesai (penyaluran BLT BBM),” ujar Andi Irawan saat ditemui di kantor gubernur Sulsel, Selasa (13/9).
Ketika penyaluran BLT tersebut tidak selesai, maka kata Andi Irawan, akan dibagikan pada periode berikutnya.
“Nanti akan ada periode berikutnya, mencari yah. Kan sistemnya menjemput dan mengantar untuk orang yang sakit,” terangnya.
Sebelumnya, Khusus Provinsi Sulsel, berdasarkan data yang diterima dari Dinas Sosial Sulsel, sebanyak 396.148 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT tersebut.
“Jumlah sulsel 396.148 KPM (Keluarga Penerima Manfaat),” ungkap Andi Irawan Bintang.
Dia mengatakan, 396.148 KPM tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Dengan rincian, terbanyak Kabupaten Bone dengan 45.547 KPM, dan terendah Kota Parepare 4.177.
Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Selayar 7.351 KPM, Bulukumba 18.312, Bantaeng 7.341, Jeneponto 26.246, dan sebagainya. Menurut Andi Irawan, dana BLT tersebut bersumber dari dana pusat, yang didistribusikan ke seluruh provinsi dan kabupaten kota melalui PT Pos dan Giro.
“Semua data tersebut diambil dari Data dari DTKS atau data terpadu kesejahteraan Sosial,” beber Andi Irawan. Data tersebut semua berbasis usulan kabupaten. (jun)

