MAKASSAR, BKM — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menjalani Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Rutan Kelas 1 Makassar, Sabtu (1/10). Ada beberapa program kerja yang mereka usung. Salah satunya yang telah berjalan adalah music therapy dan morning positif.
Walaupun program ini berbeda, tetapi kegiatan ini dirangkaian secara bersamaan karena saling berkesinambungan. Program ini diusung oleh tiga orang mahasiswa, masing-masing Cindy Caroline dan Misly Megautari sebagai penanggung jawab program kerja, dan Surya Algazali sebagai ketua kelompok.
Kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari dan diikuti 19 warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani proses rehabilitasi narkoba. Pemberian music therapy bertujuan untuk menciptakan perasaan rileks dan mengurangi ketegangan melalui alunan musik relaksasi yang diciptakan Peder B Herland. Sedangkan morning positif merupakan teknik word affirmation kepada warga binaan pemasyarakatan sebagai dorongan memberikan semangat agar dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk dapat berbaur kembali dengan masyarakat ketika masa tahanan selesai.

Pelaksanaan music therapy dan morning positif ini mendapatkan respons baik oleh pihak rutan. Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Angga Satrya,A.Md.P.,S.H., M.H. mengapresiasi terkait program yang telah dilaksanakan.
“Saya sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa dari Fakultas Psikologi UNM. Secara umum kegiatan ini memberikan dampak positif dan sangat implementatif ketika diterapkan pada warga binaan. Kami juga melihat warga binaan sangat senang mengikuti kegiatan tersebu. Saya pikir teknik ini sangat bermanfaat. Mereka terlihat sangat rileks. Hasil surveinya juga Alhamdulillah ternyata positif. Kegiatan seperti ini sebagai kontribusi masyarakat. Mahasiswa paling tidak bisa membantu mensejahterahkan moril ataupun psikis warga binaan,” ujar Angga Satrya.
Cindy Caroline yang mengusung program ini, mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pengaplikasian ilmu yang telah dipelajari selama duduk di bangku perkuliahan. ”Saat musik instrumental diputar akan diberikan kalimat-kalimat untuk mencapai tahap relaksasi, seperti mengatur pernapasan dan mulai untuk fokus pada energi positif dalam diri. Kemudian dilanjut dengan morning positif. Setelah warga binaan sudah merasa rileks, diberikan word affirmation untuk memberikan energi positif agar bisa kembali melanjutkan hidupnya. Jadi, kedua program ini berkesinambungan,” ujar cindy.
Setelah program music therapy dan morning positif diberikan, warga binaan juga diajak untuk saling berinteraksi dan memberikan sebuah games sambung kata. Kegiatan ditutup dengan melakukan foto bersama. (rls)

