MAKASSAR, BKM — Beberapa proyek atau kegiatan yang direncanakan tahun ini gagal dieksekusi. Sejumlah kendala menjadi penyebab proyek-proyek itu gagal dalam proses tender. Padahal, proyek terkait masih dalam program strategis Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota, Fatmawati Rusdi.
Kendala gagal tender diantaranya persiapan dokumen dari OPD terkait yang kurang lengkap, ketersediaan anggaran bersoal, hingga kesiapan lahan menjadi kendala besar gagalnya ekseskusi proyek tersebut.
Wali Kota Makassar Danny Pomanto menegaskan, meski batal dijalankan namun proyek-proyek tersebut harus dilelang dini akhir tahun nanti.
Menurutnya, persiapan lelang dini telah dilakukan.Segala bengkalai termasuk kesiapan lahan sudah dituntaskan.
Baru-baru ini, Pemkot Makassar berhasil mensertifikatkan sembilan bidang lahannya di Untia dan di Pantai Losari.
Lahan di Untia akan ditempati sebagai pembagunan Makassar Cor City Arena (Macca) dan pembangunan sirkuit.
Sementara di Pantai Losari akan dibuatkan megaproyek, Japparate atau jembatan layang yang dikonsep tiga lantai.
Disamping itu, Danny juga telah mengirim pejabatnya untuk berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri terkait proyek yang batal dikerja tahun ini.
Hasilnya, proyek tersebut bakal dimultiyearskan dengan batas waktu pengerjaan maksimal hingga 2024.
“Habis ini tender dini, setelah konsultasi di pusat, ketemu pak dirjen, justru begitu KUA PPAS diketuk, kita sudah bisa tender dini,” ucap Danny Pomanto.
Proyek-proyek yang dimaksud ialah revitalisasi Karebosi, Makassar cor City Arena (Macca), sirkuit balap, mal pelayanan publik (MPP), hingga Japparate.
Khusus Japparate, proyek ini bakal menggunakan skema investasi dengan nilai Rp3 triliun.
Danny membeberkan akan mengumumkan megaproyek ini pada 9 November, bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar.
“Sosialisasinya 8 November, masyarakat harus tahu, Japparate investasi Rp3 triliun, karena dia dapat parkir di bawah, mal ditengah, diatas tetap pelataran,” ungkapnya.
Meski lantai 1 dan dua tertutup, namun masyarakat atau pengujung tetap bisa menikmati keindahan Pantai Losari di lantai 3.
Tempat tersebut akan menjadi pedestarian, sekaligus menjadi tempat wisata.
Daya tarik pantai Losari dipastikan akan lebih epik dengan hadirnya bangunan tersebut. “Pembangunannya diprediksi selesai dalam jangka waktu dua tahun,” tutur Danny.
Terkait revitalisasi Karebosi, terkendala pada anggaran. Alokasi yang ada saat ini dianggap tidak cukup untuk melakukan revitalisasi Karebosi sesuai perencanaan.
Butuh dana Rp70 miliar untuk revitalisasinya, sementara anggaran di APBD Pokok 2022 hanya Rp15 miliar.Desain Karebosi akan dibuat dua lantai. Sementara, tiga lapangan akan dibenahi. Salah satunya, rumput menggunakan bahan sintetis.
Macca (Makassar Cor City Arena).Estimasi anggaran pembangunannya sekira Rp100 miliar. Luas KOR ini setara dengan empat lapangan futsal.
Selain sebagai pusat olahraga, Danny mengonsep KOR ini untuk penanganan bencana.Yakni menjadi wadah penampungan masyarakat yang mengalami bencana, baik bencana alam maupun non alam seperti pandemi covid-19. (rhm)

