MAROS, BKM — Dalam upaya meningkatkan capaian program Bangga Kencana, khususnya pada pelayanan KB baru, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Kabupaten Maros berkalaborasi dengan Dinas Kesehatan, terutama tenaga bidan yang ada di Puskesmas, klinik atapun di faskes.
Mereka melaksanakan pelayanan KB serentak di setiap faskes untuk pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Juga pelayanan KB bergerak sasar pasar tradisional untuk pelayanan pil, suntik, dan kondom. Kegiatan ini dilaksanakan di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Maros dan berlangsung hingga 14 November 2022.
Pada Rabu, 9 November 2022, Dinas P3A Dalduk KB yang dipimpin langsung Kepala Dinas dr H Fitri Adhicahya,SKed.,MKes, melaksanakan pelayanan KB sasar pasar tradisional di Pasar Bulu-bulu, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan ini turut melaksanakan sasar pasar di antaranya Bidang KBKS DP3A Dalduk KB, Koordinator Balai Kec Marusu, PKB/PLKB serta kader KB yang telah dilatih untuk melaksanakan sosialisasi tentang tata cara penggunaan alat kontrasepsi (alkon), khususnya non MKJP.
“Untuk sasar pasar kali ini dilaksanakan di beberapa titik pasar tradisional. Di antaranya yang sekarang ini di Pasar Bulu-bulu, di Pasar Tramo di Kecamatan Turikale, dan dan pasar tradisional yang ada di Kecamatan Lau. Khusus untuk hari ini, di Pasar Tradisional Bulu-Bulu, Alhamdulillah kami telah melaksanakan sosialisasi tentang pemakaian alat kontrasepsi non MKJP. Kita juga membagikan alat kontrasepsi secara gratis kepada penjual dan pengunjung pasar yang sesuai peruntukannya adalah pasangan usia subur yang telah menikah, ditandai dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk yang berlaku,” jelas dr Fitri.

Warga pasar dan pengunjung tampk antusias dengan kegiatan ini. Terbukti, jumlah alat kontrasepsi yang dibagikan tergolong tinggi. Sebut saja kondom sebanyak 72 dan 50 pil. Sementara di Faskes Klinik yang dilayani menggunakan MKJP yaitu dua IUD, delapan implan, dan 20 suntik.
Untuk beberapa hari ke dapan, DP3A Dalduk KB, koordinator beserta PKB/PLKB dan kader akan terus melaksanakan sasar pasar tradisional hingga 14 November 2022.
Salah seorang pedagang pasar tradisional menyampaikan terima kasih dengan dilaksanakannya sosialisasi, khususnya alat kontrasepsi di pasar tradisional. Apalagi, pedagang yang melakukan aktivitas di pasar setiap hari langsung dikunjungi dan diberikan alat kontrasepsi secara gratis. (rls)

