MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H. Budiman memantau persiapan tempat akan diselenggarakannya Festival Sungai Malili (FSM) yang akan berlangsung di Anjungan Sungai Malili mulai 10 – 14 Desember mendatang.
Mendampingi Bupati, Asisten Ekbang, Masdin, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, Kadis PMD, Halsen, Kadis PUPR, Syahmuddin, Kadis Parmudora, Andi Tabacina Akhmad beserta jajarannya, Sekwan, Aswan Azis, Camat Malili, Nasir Dj, dan Management PT. Vale.
Festival yang memiliki tagline “Malili Doeloe, Kini, dan Masa Depan” ini akan diramaikan dengan berbagai lomba-lomba tradisional, diantaranya lomba perahu naga, permainan tradisional, lomba melukis senja, Malili fashion karnival, dan masih banyak lagi yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Adapun tujuan diselenggarakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya percepatan terwujudnya program One Village One Destination, One Destination One Attraction (oVioDi-oDioA) Menuju Luwu Timur 1001 event.
Bupati Luwu Timur memerintahkan Kadis Parmudora agar mempersiapkan dengan baik acara ini. Memerintahkan Kepala Dinas Damkar untuk menurunkan personilnya guna membersihkan lokasi kegiatan festival. Tidak hanya itu, Budiman juga berpesan kepada Kepala Dinas PUPR agar memastikan semua lampu di anjungan ini bisa menyala pada malam hari.
Dikonfirmasi disela-sela kunjungannya, Kamis (08/12/2022), H. Budiman mengatakan Anjungan Sungai Malili akan dilaksanakan Festival Sungai Malili.
Dia berharap dukungan semua pihak untuk mensukseskan acara ini yang nantinya akan dimeriahkan dengan beberapa even dan lomba.
“Insha Allah, mungkin saja ditempat ini nanti kita akan mengenang masa lalu kita disini, dan mungkin juga akan ada masa depan yang baik ditempat ini,” ujarnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat baik yang ada di wilayah Kabupaten Luwu Timur maupun diluar daerah untuk datang di Anjungan Sungai Malili ini untuk bersama-sama mensukseskan even Festival Sungai Malili sambil menikmati sungai malili dan beberapa kuliner.
Bupati mengungkapkan even ini akan berlangsung mulai hari Sabtu tanggal 10 – 14 Desember 2022 dan acara akan berlangsung di Anjungan Sungai Malili, Andi Nyiwi Park dan di Pujasera.
“Tentu ini bagian dari upaya pemerintah melayani masyarakat yang ada di Kabupaten Luwu Timur dalam rangka bagaimana melihat Malili Doeloe, Kini dan Masa Depan,” jelas Budiman.
Kepala Dinas Parmudora, Andi Tabacina Akhmad mengungkapkan bahwa persiapan Festival Malili ini sudah mencapai 80 persen. “Insha Allah besok sudah mulai pemasangan tenda,” tambahnya.
“Kegiatan di festival sungai malili ini mulai pagi sampai malam dari tanggal 10 sampai 14 Desember. Jadi kalau pagi sampai siang ada perahu naga, sore lomba permainan tradisional, lokasinya ada di Desa Balantang dan Desa Wewangriu,” kata Andi Tabacina.
Semua desa yang ada ditepian Sungai Malili dalam ibu kota dijadikan lokasi kegiatan. “Kenapa? Karena kita mau mereka semua rasakan bahwa Festival ini milik kita bersama, jadi kita sebar biar semua merasakan keramaiannya,” katanya.
(rls)

