pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Awalnya Hanya Coba-coba, Kini Ramai Job

Nurlia, Juara Lomba Make Up

MAKASSAR,BKM.COM–TAK ada satu pun manusia yang bisa mengetahui seperti apa profesinya kelak. Demikian pula dengan Nurlia. Ia yang memang suka dengan dunia make up, kemudian mencoba-coba sampai akhirnya meraih prestasi. Kini, wanita yang akrab disapa Beo’ ini ramai dengan job.

UMUR dan uang tak menghalangi wanita kelahiran 27 Oktober 1985 ini untuk belajar. Ibu dua anak ini mengawalinya dari sekadar coba-coba. Siapa sangka, ia kemudian tercatat sebagai peraih Piala Bergilir Wali Kota Makassar di Event AISI 2020-2021.

Hadir menjadi tamu siniar Berita Kota Makassar, Nurlia berkisah bahwa ketika pertama kali ikut lomba, ia mendapatkan juara harapan dua. Ketika ikut lomba, dirinya sendiri yang menjadi modelnya dan merias dirinya sendiri. Di usia yang sudah 35 tahun dia mengaku masih mau belajar. Menurutnya, jika menghasilkan uang dari hobinya ini, mungkin bisa lebih bagus lagi.

Kebetulan ketika itu ada sebuah kursus make up yang dilaksanakan secara gratis oleh Pemkot Makassar. Akhirnya ia ikut untuk mengasah kemampuannya.

”Instruktur waktu itu bilang, kalau kamu berhenti sampai di sini saja sangat disayangkan karena kamu punya bakat di dunia make up. Saya pun diberik kesempatan oleh instruktur untuk ikut privat make up dan diberi keringanan biaya. Bisa diangsur beberapa kali, belajar sampai pintar,” jelasnya.

Ketika bergelut di dunia make up, Nurlia tidak memberi tahu ke suaminya. Baru tiga bulan mengikuti privat, ia sudah mendapat job make up pengantin untuk pertama kalinya, didampingi oleh instrukturnya.
Usai mengikuti privat, Nurlia kembali meningkatkan keahliannya di tempat lain. Perlahan tapi pasti job make up kian ramai berdatangan.

Ketika pertama kali make up pengantin, ia begitu antusias, walau dengan meja rias dan lampu yang hanya disiapkan seadanya.

Awalnya, menurut pengakuan Nurlia, suaminya tak mendukung profesi yang digeluti istrinya. Namun, ada orang tua yang selalu memberikan dukungan dan motivasi. Lama kelamaan sang suami akhirnya luluh dan merestui istrinya menjalani profesi make up.

”Mungkin karena suami melihat keseriusan istrinya di profesi ini, hingga akhirnya memberikan dukungan. Bahkan suami menyarankan untuk membukan rumah rias di dalam perumahan tempat tinggal kami,” ungkap Nurlia.
Bentuk dukungan orang tua terhadap profesi yang dijalani anaknya, di antaranya membelikan Nurlia baju pengantin tanpa sepengetahuannya. Termasuk untuk meja asesoris juga diberikan.

Nurlia pertama kali mengikuti ajang lomba di tahun 2020. Ketika itu ia baru tiga hari belajar make up. Hasilnya, mendapatkan juara satu di tahun 2021. Ia merasa bersyukur, karena saat itu didampingi oleh orang tua.
”Sebelum berangkat lomba, lebih banyak berdoa. Ya Allah berikanlah yang terbaik kepada saya. Saya ingin memberikan juara kepada orang tua, karena merekalah yang mendukungku selama ini,” jelasnya.
Ia pun teringat pesan ayahnya. Ketika mengikuti lomba jangan kejar juaranya, tapi carilah pengalaman terlebih dahulu.

Kepada mereka yang baru bergabung di dunia make up, Nurlia berpesan untuk jangan sekali-kali mengatakan baru pemula atau umur sudah tua. Semua itu bukanlah penghalang untuk meraih sukses. ”Dan jangan lupa, restu dan orang tua itu yang paling utama,” kuncinya. (*pkl1/rus)




×


Awalnya Hanya Coba-coba, Kini Ramai Job

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link