PAREPARE, BKM — Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono memantau sejumlah titik yang rawan terjadi banjir. Ada beberapa titik yang rawan banjir dan bisa terjadi ketika itensitas hujan disertai angin kencang terjadi beberapa hari terakhir hingga mengakibatkan sejumlah titik di Kota Parepare mengalami banjir serta pohon tumbang.
Salah satu wilayah yang dikepung banjir yakni di Lontange, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
AKBP Andiko menginstruksikan para Bhabinkamtibmas agar terus siaga memantau wilayah binaan dan melaporkan setiap perkembangannya, terlebih daerah yang rawan bencana.
“Saya langsung intruksikan para Polsek beserta jajaran terutama Bhabinkamtibmas agar bekerjasama dengan Babinsa dan aparat pemerintah daerah serta elemen masyarakat di wilayahnya masing-masing, untuk berkoordinasi memantau kondisi cuaca ekstrem yang terjadi selama dua hari terakhir ini di Parepare,” ujar Kapolres Parepare, Sabtu (24/12).
Selain itu, Andiko juga mengingatkan kepada warga, terutama yang lokasi rumahnya berada di wilayah rawan bencana banjir diminta untuk tetap waspada dan lebih berhati-hati.
Dandim 1405/Parepare Letkol (Inf) Hastiar Hatta sudah melakukan antisipasi dari dampak musibah banjir pada setiap titik rawan banjir jajaran Koramil dan babhinsa bekerjasama Polri pada dua daerah Wilayah teritorial yakni, Parepare, Barru.
“Kami sudah perintahkan setiap Koramil, baik yang ada di Kabupaten Barru ada lima Koramil juga yang ada di Parepare 3 Koramil serta jajaran disetiap Babhinsa agar tetap kerjasama Polri Siaga dan memantau air laut ketika lagi pasang dan disertai hujan deras, demikian pula di Kabupaten Sidrap kami sudah koordinasi jika terjadi hujan deras di Sidtap air kiriman dari sana yang bisa mengakibatkan sungai meluap jika terjadi pula air laut pasang,” tegas Hastiar. (mup/C)

