pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Air Danau Meluas, 579 Warga Terisolir

SIDRAP, BKM — Luapan air danau Sidenreng dan Tempe terus naik dan meluas ke pemukiman warga padat penduduk di Kecamatan Panca Lautang dan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Minggu, (7/1) kemarin. Banjir terparah di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap akibat kiriman dari beberapa sungai besar. Ketinggian banjir antara 30 cm hingga 2,7 meter.

Hingga saat ini sudah ada 63 jiwa yang meninggalkan rumah dan memilih mengungsi ke tempat yang tidak terendam banjir sementara 579 jiwa lainnya terisolir dan memilih bertahan di rumah.
Lurah Wette’e, Hastina mencatat sedikitnya 169 rumah warga yang terendam banjir. Rumah-rumah tersebut di isi oleh 199 Kepala Keluarga (KK) dengan 642 jiwa.

“Data terbaru ada 169 rumah terendam banjir yang dihuni 642 jiwa. Sementara yang sudah mengungsi 63 jiwa dari 15 Kepala Keluarga, sisanya masih bertahan di rumah mereka masing-masing,” ucapnya.
Dikatakannya, bahwa pihaknya sudah menyampaikan kondisi terkini banjir kepada pemerintah daerah untuk memberikan kebutuhan mendesak warga seperti bambu, obat-obatan dan air bersih kemasan.
Ahmad Ali salah satu warga yang terdampak banjir mengatakan luapan air danau terus naik. Dia mengaku masih memilih bertahan di rumah.

“Yah, masih tinggal dirumah. Biasanya kalau air naik terus seperti ini kami pakai tumpukan bambu didalam rumah untuk ditempati dan bertahan sambil menunggu air surut,” ucapnya.
Dia berharap bantuan dari pemerintah secepatnya dikirim dan disalurkan kepada warga yang terdampak banjir utamanya bambu untuk menghalau eceng gondok, obat-obatan serta air bersih. (ady/C)




×


Air Danau Meluas, 579 Warga Terisolir

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link