MAKASSAR, BKM– Tidak ingin seperti di musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar minta musrembang tingkat kecamatan harus melibatkan anggota dewan dalam melihat aspirasi warga di daerah pemilihan masing-masing.
Menurut anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Makassar Yeni Rahman mengaku, ada beberapa aspirasi warga di dapilnya tidak diketahui sebab tidak dilibatkan dalam musrembang kelurahan.
Untuk itu, ia mengimbau untuk musrembang kecamatan harus mengundang anggota dewan dalam menghimpun seluruh aspirasi warga.
“Ini kita sama-sama tahu bahwa penting juga kita sebagai wakil rakyat tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita. Bagaimana kita mau tahu kalau kemarin saat musrembang kelurahan kami tidak diundang, padahal kita juga mau tahu keluhan warga di dapil ta,” ungkapnya di DPRD Makassar, Rabu (1/2).
Lanjut legislator Fraksi PKS DPRD Makassar ini bahwa ada beberapa hal dalam musrembang tentu akan menjadi dasar DPRD Makassar perjuangkan. Untuk itu, pada musrembang kecamatan, dewan minta pemerintah Kota dalam hal ini kecamatan untuk dapat melibatkan wakil rakyat.
“Memang ada beberapa ji dewan kemarin diundang, tapikan ada baiknya diundang anggota dewannya yang ada di dapilnya supaya apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu bisa dikawal dengan baik di 2023 ini,” bebernya.
Bahkan dirinya yang merupakan anggota daerah pemilihan (Dapil) V Mariso, Mamajang, Tamalate ini mengaku tidak dilibatkan pada musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan.
Olehnya itu, musrembang tiga kecamatan, dewan perlu mendapatkan undangan untuk menghadiri musrembang.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar Irwan Djafar juga menilai, musrembang sangat penting untuk dewan kawal, agar apa yang menjadi usulan masyarakat mampu dikawal pada saat pembahasan di DPRD.
“Kalau dilibatkan kan kita bisa lihat dan dengarkan langsung keluhan dan keinginan masyarakat,”ujarnya.
Walaupun dewan sendiri memiliki wadah dalam menyerap aspirasi warga lewat agenda reses. Namun agenda musrembang juga wajib diketahui para anggota dewan. “Sekalipun kami ini ada reses tapi banyak dewan ingin juga diundang,”tuturnya. (ita)

