pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

35 Sapi Terjangkit Penyakit Jembrana

Dipotong Paksa tanpa Ganti Rugi

PINRANG, BKM — Sebanyak 35 sapi di Kabupaten Pinrang dilaporkan terjangkit penyakit Jembrana dan dilakukan pemotongan paksa. Dinas Peternakan dan Perkebunan Pinrang menyampaikan, tidak ada biaya ganti rugi bagi sapi masyarakat yang dipotong karena terjangkit virus jembrana.

“Ada 35 ekor (sapi) yang dipotong karena terjangkit penyakit jembrana,” ungkap Kadis Peternakan dan Perkebunan Pinrang, drh Elvi Martina, Senin (27/2).
Elvi menjelaskan, meskipun sapi tersebut dipotong karena terjangkit penyakit jembrana, tidak ada proses penggantian yang diberikan oleh pemerintah. Alasannya, penyakit jembrana dianggap belum dianggap wabah nasional.
“Untuk penyakit jembrana tidak ada penggantian karena bukan wabah nasional,” paparnya.
Selain terpaksa dipotong karena terjangkit penyakit jembrana, data terakhir yang dihimpun Dinas Peternakan dan Perkebunan sejumlah sapi juga dilaporkan mati. Sapi yang mati tersebut tidak ada penggantian.

“Yang mati karena penyakit jembrana itu ada 14 ekor. Dan tidak ada penggantian juga,” jelasnya.
Adapun secara keseluruhan kasus penyakit jembrana dilaporkan ada 303 kasus. Diantara 303 kasus tersebut, sebagian besar dilaporkan sudah sembuh.
“Sakit ada 303 awalnya, kemudian berhasil sembuh 212. Jadi jumlah kasus aktif penyakit jembrana saat ini sisa 42 ekor,” bebernya.
Kasus penyakit jembrana sejauh ini dilaporkan terjadi di 6 kecamatan di Kabupaten Pinrang. Yakni Kecamatan Lembang, Kecamatan Duampanua, Kecamatan Patampanua, Kecamatan Batu Lappa, Kecamatan Suppa dan Mattiro Bulu.

“Ada di enam kecamatan ditemukan kasusnya dan sementara dalam proses pengobatan,” jelasnya.
Penyakit jembrana kata Elvi menjangkit hewan ternak sapi terkhusus jenis sapi bali. Varian ini tidak menjangkit ternak sapi jenis eksotik seperti limousin dan simental. Namun, tetap harus diwaspadai oleh para peternak.
“Penyakit jembrana ditandai dengan demam, peradangan selaput lendir mulut, pembengkakan kelenjar limfe preskapularis hingga keringat darah. Segera laporkan jika mendapatkan kasus tersebut,” imbuhnya.

Pihaknya juga sudah melakukan vaksinasi sebagai upaya mencegah dan menekan terjadinya penyakit jembrana.
Vaksinasi diharapkan memberikan kekebalan dan membentengi ternak dari penyakit jembrana. “Total yang telah dilakukan vaksinasi 5.855 ekor,” tandasnya. (ady/C)




×


35 Sapi Terjangkit Penyakit Jembrana

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link