MAROS, BKM — Sebanyak 15 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Maros yang merupakan para ketua OSIS (organisasi siswa intra sekolah), bakal bertemu Presiden RI, Joko Widodo.
Para ketua OSIS ini diberikan kesempatan menghadiri kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Maros selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis, 29-30 Maret 2023.
Kepala Seksi Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros, Andi Takdir S.Pd yang dihubungi wartawan membenarkan hal tersebut. Dikatakan, ada 15 sekolah yang diundang ketua OSIS-nya menghadiri kunjungan presiden dalam rangka peresmian pengoperasian transportasi Kereta Api (KA) dan sejumlah kegiatan lainnya.
Para ketua OSIS yang diundang berasal dari SMPN 2 Maros, SMPN 1 Maros, SMPN 13 Bontoa, SMPN 18 Lau, SMPN 17 Marusu, SMPN 9 Marusu, SMPN 11 Maros Baru, SMPN 5 Mandai, SMPN 16 Mandai, SMPN 4 Bantimurung, SMPN 22 Bantimurung, SMPN 15 Simbang, SMPN 23 Simbang, SMPN 19 Moncongloe, SMPN, dan SMPN 28 Satap Salenrang.
”Para ketua OSIS yang diundang hadir dalam kunjungan presiden sudah diberikan pembekalan terkait tata tertib saat berada di lokasi kunjungan presiden,” ujar Takdir.
Dijelaskan Takdir, para ketua OSIS yang diberikan kesempatan hadir akan menggunakan atribut jas OSIS dengan menggunakan nama sekolah masing masing.
Undangan para ketua OSIS menghadiri kunjungan Presiden ke Maros menjadi kebangaan sekolah dan para ketua OSIS di sejumlah sekolah di Kabupaten Maros.
”Meski hanya 15 ketua OSIS yang diundang, namun ini menjadi motivasi pelajar untuk menjadi pelajar terbaik agar bisa lolos menjadi ketua dan pengurus OSIS di setiap sekolah,” tandas Takdir.
Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maros, Andi Patiroi, mengatakan, undangan para ketua OSIS menghadiri kunjungan presiden di Maros ini menjadi sebuah kebanggaan para peserta didik. Terlebih kepada guru, kepala sekolah, ketua dan pengurus OSIS di sejumlah sekolah.
Meski hanya 15 ketua OSIS yang diundang hadir, namun sekolah lain merasa terwakili ada delegasi OSIS yang diundang hadir pada acara Presiden bersama pejabat negara di Maros.
”Ini kesempatan emas para pelajar kami bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo,” ujar Patiroi.
Ditambahkan Kadis, para ketua OSIS yang mendapat kesempatan emas bertemu presiden ini sudah disampaikan pesan bahwa kalian semua adalah para pemimpin pelajar di sekolah masing masing.
”Kalian adalah generasi muda bangga dengan bangsa dan negaranya. Kebanggaan sebagai anak bangsa akan mendorong semangat perbaikan dan perubahan ke arah lebih baik di sekolah. Karena kalian akan menjadi pemimpin masa depan. Seorang pemimpin itu memang harus bisa memberikan semangat, memberikan dorongan, memberikan inspirasi, dan memberikan teladan kepada teman temanya baik disekolah maupun di masyarakat,” pesan Patoroi.
Ditambahkan Kadis, menjadi pemimpin itu memang harusnya bisa memberikan semangat, memberikan dorongan, memberikan inspirasi, memberikan contoh, memberikan teladan, bisa mengayomi.
”Saya ingatkan bahwa keberanian menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki seorang ketua OSIS dalam memimpin teman-temannya di sekolah,” tutup Kadis. (ari/b)

