GOWA, BKM — Tak mesti menunggu anggaran daerah untuk memperbaiki sarana umum. Hal itulah yang mendasari seorang anggota TNI di wilayah Kecamatan Tinggimoncong untuk memperlihatkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat.
Koptu Agusarif Labara, salah seorang anggota TNI dari Koramil 1409-04 Kecamatan Tinggimoncong yang bertugas sebagai Babinsa Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, memotivasi masyarakat Parigi untuk bergotong royong memperbaiki sebuah jembatan yang sudah tak bisa dilintasi beban berat atau kendaraan bertonase besar.
Dengan motto dan prinsip Kemanunggalan TNI-Rakyat yang digelontorkan KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurrachman dan ditindaklanjuti Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso dan Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Muh Isnaeni Natsir, Babinsa Koptu Agusarif Labara, bergerak bersama warga setempat untuk mengatasi kesulitan rakyat sekitar.
Pada Minggu (26/3) bersama warga, Koptu Agusarif Labara bergerak melakukan perbaikan jembatan. Dengan saling bahu membahu, Babinsa Koptu Agusarif dan warga melakukan penambahan tulangan pada lantai jembatan agar penopang badan jembatan kokoh.
Jembatan sepanjang lima meter dengan lebar sekitar tiga meter itu merupakan sarana jalan yang menghubungkan Kampung Mandalle, Dusun Asana, Desa Parigi dan Desa Buluttana, Kecamatan Tinggimoncong.
”Gotong-royong ini kami lakukan bersama masyarakat agar jembatan ini menjadi lebih kokoh lagi. Sehingga lalulintas kendaraan dari Desa Parigi ini menuju Desa Buluttana bisa lancar. Jembatan ini sempat mengkhawatirkan pengendara karena pada saat hujan mengguyur terus menerus, pondasi jembatan mengalami abrasi karena tergerus arus sungai. Karena itu kami melakukan penambahan tulangan dan pengecoran tiang penyanggah. Sumber dana perbaikan ini berkat swadaya warga,” terang Koptu Agusarif.
Aksi gotong royong ini diapresiasi Danramil 1409-04 Tinggimoncong, Kapten Inf Rudi Sitaba. Dikatakan Kapten Inf Rudi Sitaba, kegiatan tersebut adalah wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat.
”Dengan adanya perbaikan jembatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi warga pengguna jalan yang menghubungkan dua desa setempat. Semoga masyarakat dapat menggunakan kembali jembatan ini sebagai akses untuk melakukan kegiatan ekonomi terutama di bulan Ramadan ini,” kata Danramil Tinggimoncong.
Diakui Danramil Tinggimoncong, gotong royong warga dengan Babinsa ini, sebagai upaya membangun kebersamaan antara TNI dengan masyarakat, serta menumbuh kembangkan budaya gotong royong dan membantu kesulitan masyarakat sesuai program Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso, serta penanaman 6K di Hati. Salah satunya yakni Kerakyatan. (sar)

