pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov dan Dekranasda Gelar Pelatihan di Bulukumba

BULUKUMBA, BKM — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel kerjasama Dekranasda Bulukumba menggelar pelatihan kepada pelaku dan calon pelaku usaha kerajinan di Bulukumba.
Pelatihan digelar di dua tempat yaitu pelatihan membatik sarung di Pantai Bira Tanjung Bira Kecamatan Bontobahari dan pelatihan menenun kain Kajang di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang pada (27-30/4) lalu.
Pemprov juga memberikan bantuan satu paket Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) kepada kelompok usaha tenun dan alat pembatik sarung Pantai Bira kepada kelompok usaha mandiri di dua lokasi tersebut.

Gubernur Sulsel diwakili Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulsel Ardiles Saggap mengatakan Bulukumba sebagai daerah obyek wisata andalan di Sulawesi Selatan harus bangkit dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi kain tenun Kajang tanpa mengurangi kualitas tenun yang selama ini menggunakan alat manual Gedongan. Begitu juga sarung Pantai Bira dapat menjadi produk lokal yang memiliki ciri khas pantai Bira maupun perahu Pinisi yang telah mendunia.
“Dengan ATBM yang lebih modern diharapkan mampu meningkatkan produksi kain Kajang tanpa mengubah kualitasnya,” kata Ardiles.
Kades Tanah Towa, Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada Pemprov dan Dekranasda Bulukumba atas penyelenggaraan pelatihan itu. Menurutnya, pelatihan selama empat hari ini belum cukup untuk memastikan kemampuan para pelaku usaha, sehingga ia berharap para pelaku usaha tenun masih harus terus dibimbing dan didampingi oleh pemerintah dan Dekranasda.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bulukumba Andi Herfida Attas mengemukakan, pelatihan tersebut dalam rangka mendorong produktivitas kerajinan khas lokal Bulukumba yaitu tenun Kajang dan Sarung Pantai Bira.
Dikatakan tenun Kajang selama ini terbatas produksinya, sehingga kadang susah didapat apalagi jika ada pesanan dari luar. Sedangkan sarung Pantai Bira diharapkan menjadi oleh-oleh khas pantai Bira bagi pengunjung di kawasan wisata pantai pasir putih tersebut.
“Pantai Tanjung Bira sudah dikenal, makanya kita lengkapi dengan produksi sarung pantai Bira sebagai produk khas lokal Bulukumba,” ungkapnya.
Ketua Panitia, Andi Elvira Jayanti menyampaikan pelatihan dan bantuan itu hanya stimulan. Diharapkan ke depan ada sinergitas pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun Dekranasda dalam memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha yang dilatih. (*)




×


Pemprov dan Dekranasda Gelar Pelatihan di Bulukumba

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link