MAKALE, BKM — Polres Tator mengendus rangkaian adu kerbau di Botang sebagai rangkaian pesta adat rambu solo (upacara kematian) Jumat-Sabtu (30/6-1/7) yang diduga ditunggangi aktivitas judi. Mirisnya lagi ketua panitianya anggota DPRD Tana Toraja inisial SP.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP S Ahmad mengaku telah melakukan klarifikasi kepada ketua panitia judi ditengarai terjadi di adu kerbau (Pasilaga Tedong) rangkaian pesta rambu solo di Botang, Minggu (2/7) lalu.
Menurut Kasat pihaknya telah memgeluarkan izin keramaian kepada keluarga untuk pelaksanaan tradisi leluhur upacara adat rambu solo (kedukaan) orang Toraja termasuk tradisi adu kerbau (pasilaga tedong). Namun sama sekali tidak dibenarkan adanya praktik judi.
”Penyidik akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan judi adu kerbau di Botang. Semua pihak akan dimintai keterangan termasuk ketua panitia dan beberapa penyelenggara lainnya, ”jelas Ahmad.
Terpisah ketua panitia SP mengaku telah dipanggil pihak Polres Tana Toraja untuk klarifikasi terkait aduan warga bersama keluarga. (gus/C)

