BULUKUMBA, BKM — Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli Brigjen (TNI) Budi Suharto resmi menutup kegiatan TMMD ke-117 di Lapangan Tokambang, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Kamis, (10/8). Kegiatan dihadiri oleh Wabup Bulukumba, H Andi Edy Manaf.
Dalam Amanat Pangdam XIV/Hsn (Mayjen TNI H Totok Imam Santoso dibacakan Danrem 141/Tp Brigjen TNI Budi Suharto selaku Irup dilanjutkan pernyataan penutupan TMMD ke-117 TA 2023, yang intinya mengatakan, upacara penutupan ini menandai berakhirnya program TMMD ke-117 yang dilaksanakan secara serentak di 4 (empat) wilayah yaitu Kabupaten Bulukumba, Takalar, Mamasa dan Buton Utara selama 1 (satu) bulan.
Kegiatan yang dimulai pada tanggal 12 Juli 2023, dimana TNI bersama berbagai komponen masyarakat, bahu membahu menyelesaikan sasaran TMMD ke-117 baik fisik maupun non fisik, hal tersebut sejalan dengan tema TMMD kali ini yaitu “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”.
“Bahwa tujuan dari TMMD adalah membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh, hal ini merupakan wujud implementasi dari Perintah Harian Kasad pada point Ketujuh yang berbunyi “Tingkatkan sinergitas dengan Pemerintah, Polri dan komponen bangsa lainnya dalam rangka menyukseskan program pemerintah”,” kata Danrem.
Program TMMD ini juga searah dengan Slogan Kodam XIV/Hasanuddin “6K DI HATI KITA”, khususnya pada point Kerakyatan yakni “Prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Apapun yang kita lakukan, harus bermanfaat untuk rakyat. Keberadaan kitapun harus bersama-sama dengan rakyat.
“Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Kodam XIV/Hasanuddin antara lain adalah program rehabilitasi sebanyak 6 unit RTLH, peningkatan jalan sepanjang 1.700 meter, perintisan jalan sepanjang 5.838 meter, pembangunan Masjid 1 unit, pembuatan jembatan tiga buah, pembuatan gorong- gorong enam buah, pembuatan talud sepanjang 3.816 meter, pembuatan MCK 4 unit dan pembuatan pelat duiker lima buah,” paparnya.
“Sedangkan, sasaran non fisik diarahkan untuk menambah wawasan dan memperkokoh nasionalisme dengan melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, bahaya Narkoba, kesehatan, peternakan, Kamtibmas dan penggunaan media sosial, materi Stunting (gizi buruk), Posyandu dan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular),” lanjutnya.
Dansatgas TMMD ke 117 Kodim 1411 Bulukumba, Letkol Inf Kaharuddin Dj. dalam laporannya menyampaikan selama pelaksanaan TMMD dilakukan semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Untuk sasaran fisik Perintisan dan Pengerasan jalan panjang 2.500 Meter dan Lebar lima meter dengan berbagai fisik, seperti pembangunan RTLH, Jamban dan bedah Pekarangan telah rampung dan selesai pekerjaannya. Dan tak hanya itu Non fisik lainya juga telah terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Dansatgas berharap agar semua fasilitas yang dibangun TNI dapat dijaga dan digunakan sebaik mungkin. “Semoga, perintisan jalan ini dapat dimanfaatkan segera oleh masyarakat,” tutup Letkol (Inf) Kaharuddin Dj.
Setelah penutupan digelar, Brigjen TNI Budi Suharto S.I.P., M.Si, melakukan Bakti sosial dengan menyerahkan 30 Paket bingkisan kepada anak penderita stunting dan penyerahan sembako kepada Masyarakat kurang mampu serta pengobatan massal.
(rls)

