MAKASSAR, BKM — Kesibukan bekerja biasanya menjadi salah satu alasan bagi seorang ayah sehingga tidak bisa terlalu memperhatikan anak-anaknya. Hal ternyata tersebut berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.
”Seorang ayah harus bisa hadir pada sosok anaknya. Kalau biasa luangkan waktu yang cukup untuk mereka. Memang, seorang ayah biasanya sibuk untuk mencari nafkah bagi keluarga. Tapi, perhatian terhadap anak tak kalah pentingnya,” ujar Faradillah Firdaus, Psikolog dari Universitas Negeri Makassar.
Ia menyampaikan hal itu di depan sedikitnya 350 personel kepolisian jajaran Polda Sulsel, penyuluh KB, dan kader Poktan BKB Kota Makassar. Mereka hadir dalam pelaksanaan Internalisasi Pengasuhan Balita dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kepada Masyarakat Melalui Edukasi Orang Tua Hebat. Kegiatan yang dilaksanakan di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Sabtu (23/9) ini mengusung tema Peran Ayah Dalam Tumbuh Kembang Anak.
Kegiatan ini dibuka Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN RI Dr Dwi Listyawardani. Dihadiri Kabiddokkes Polda Sulsel Kombe Pol dr M Mas’udi, dan Kepala DP3AP2KB Sulsel Hj Andi Mirna.
Dikatakan Dwi Listywardani, peran orang tua, baik ayah maupun ibu diharapkan secara bersamaan memiliki kesiapan dan keikutsertaan dalam pengasuhan anak. Dimulai sejak bayi dalam kandungan, masa kanak-kanak, juga masa usia sekolah. Bahkan hingga usia remaja dan dewasa.
”Kesadaran, pengetahuan dan keterampilan pengasuhan yang memadai dari orangtua merupakan bekal berharga agar dapat memperlakukan anak secara baik, benar dan menyenangkan. Karena cara orangtua memperlakukan anak akan mempengaruhi kepribadian, kebahagiaan dan kesuksesan anak di masa yang akan datang,” ujarnya.
Disebutkan Dwi, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data PK21, jumlah keluarga yang memiliki Baduta di Sulawesi Selatan sebanyak 202.986 keluarga. Jumlah keluarga inilah yang diharapkan mendapatkan pendampingan sejak dini dalam memperoleh edukasi terkait pemenuhan kebutuhan gizi pada anak, sehingga anak terbebas dari masalah stunting.
”Peran orang tua sangat berpengaruh bukan hanya dalam menentukan arah tumbuh kembang anak. Ayah berperan dalam menentukan bagaimana pembentukan karakter anak sejak masa kanak-kanak hingga dewasa. Dukungan ayah juga diperlukan dalam perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak,” terang Dwi. (*/rus)

