MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), memastikan tidak mengundang Presiden Jokowi di perayaan hari ulang tahun (HUT) yang digelar, Rabu (10/1) hari ini.
Selain karena memang tak diundang, Jokowi juga dijadwalkan melakukan kunjungan keluar negeri. PDIP juga dinilai sudah tidak sejalan dengan sikap Jokowi belakangan ini.
Lantas adakah pengaruh dengan ketidakhadiran Presiden Jokowi di acara HUT PDIP mendatang? pengamat Antropologi Politik Unhas, Dr. Tasrifin Tahara mengatakan, tentu ada hal yang menjadi penyebab sehingga timbul keretakan antara PDIP dan Jokowi.
“Penyebabnya saya kira sudah jelas, hubungan Jokowi dan PDIP memang saat ini mulai tidak sejalan sejak pencalonan Gibran sebagai calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan Prabowo,” ujarnya, Selasa (9/1).
Begitu pula sebaliknya hubungan yang tidak sejalan itu pun makin tajam ditunjukan oleh PDIP dengan sengaja tidak mengundang Presiden Jokowi dalam perayaan HUT PDIP.
“Jokowi pun sepertinya ingin melepas image sebagai petugas partai, dengan memilih lebih fokus sebagai kepala negara dengan melakukan kunjungan keluar negeri,” tuturnya.
Ditanya soal dampaknya ke PDIP di Pemilu 2024 nanti, akademisi Unhas itu pun berpandangan jika implikasinya akan sangat terasa pada Pilpres 2024, dimana dipastikan akan sangat mempengaruhi Capres dan Cawapres yang didukung oleh PDIP.
“Implikasinya tentu ke Capres dan Cawapres PDIP, basis basis Jokowi yang selama ini mendukung PDIP dipastikan akan menentukan pilihan dari sikap Jokowi tersebut,” katanya.
Dengan demikian menurut Tasrifin, jika PDIP tetap ingin memenangkan Pemilu 2024 dan mempertahankan juara dia menyarankan agar lebih memasifkan lagi gerakan mulai dari DPP hingga ke DPC.
“Hal ini agar pemenangan pemilu berjalan, saya kira PDIP masih berpeluang karena selama ini PDIP dikenal sebagai partai Wong Cilik dan memiliki basis ideologi,” jelasnya.
“Ada ikatan yang kuat antara Caleg PDIP, konsituen dan partai, ini yang menjadi faktor PDIP secara nasional masih akan bertahan di Pemilu 2024 nanti,”jelasnya.(jun/rif)

