pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Said Aqil Kunjungi Markas Nasdem Soal Alasan Dukung Amin

IST MENYAMBUT--Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali bersama Sekjen Hermawi Taslim, Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Ribert Rouw serta Anggota DPR RI Charles Meikiansyah menyambut kedatangan mantan Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj

MAKASSAR, BKM–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2010-2021 Prof Dr KH Said Aqil Siradj melakukan kunjungan ke markas Partai Nasdem.
Kedatangan Said Aqil di Markas Nasdem, untuk mendengar apa yang diperjuangkan Nasdem sebagai pengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

“Saya ingin tahu secara langsung dari sumber utama, bukan dari sumber yang ketiga. Alhamdulillah yang saya dengar tadi menyenangkan, membuat orang optimis lah, harus optimis, politik harus optimis. Tidak ada yang namanya minder, takut, kecil hati, nggak boleh, harus optimis dan berdasarkan iman kepada tuhan, dan pasrah kepada Allah, tawakal, disamping kita usaha keras,” tegas Said Aqil.
Kedatangan Said Aqil disambut Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali, Sekjen Hermawi Taslim, Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Ribert Rouw serta Anggota DPR RI Charles Meikiansyah dan Eva Yuliana. Hadir juga Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.

Said Aqil lalu bicara kisah Nabi Ibrahim melawan Raja Namrud. Hal ini merespons kelakar Gus Yahya yang tak mendukung kemenangan Amin.
Seperti diketahui, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menunjukkan sinyal tak mendukung pasangan Amin di Pilpres 2024. Padahal, Cawapres 01 Gus Muhaimin sangat kental sebagai keluarga besar Nahdliyin (NU).
“Ketika Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud, semua binatang meniup memadamkam api itu seperti macan, gajah, termasuk semut, lalu oleh binatang yang besar diketawain, “Kamu ngapain semut ikut niup, apa artinya, tiupan kamu itu?’,” terang Said Aqil di Nasdem Tower, Jakarta, Selasa (9/1)

Said melanjutkan, semut tak berkecil hati, ia hanya menampilkan sikap sedang berada di pihak siapa.
“Jawaban semut, ‘saya tahu tiupan saya tidak ada artinya, tapi hanya menunjukkan saya berada di pihak mereka’. Saya ini enggak ada artinya dibandingkan tiupannya anda yang besar-besar, gajah, tapi hanya menunjukkan saya semut yang kecil ini berada di pihak yang benar,” jelas Said Aqil.
Said Aqil lalu merespons di lini masa sosial media, ramai para kiai mengaku disogok uang miliaran agar tak mendukung Amin di Pilpres. “Sudah hal yang biasa, politik sejak dulu, sejak jaman dinasti umayah, dinasti ottoman, semua pakai uang, dan banyak sekali ulama ‘Su’, kata Ahmad Ghozali itu ulama yang bisa dibeli,”pungkas Said Aqil. (rif)



×


Said Aqil Kunjungi Markas Nasdem Soal Alasan Dukung Amin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link