pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anies Janji Benahi Ulang Tata Niaga Pangan

Agar Harga Kebutuhan tak Mahal

BONE, BKM — Calon Presiden RI Anies Rasyid Baswedan melakukan kampanye di Kabupaten Bone, tepatnya di Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina, Rabu (17/1). Dua tokoh asal Bone tak henti-hentinya dipuji oleh Anies ketika menyampaikan orasi. Masing-masing Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) serta anggota DPRD Sulsel Ismail Bachtiar.

Di Bumi Arung Palakka, hadir sejumlah tokoh partai politik (Parpol) pendukung capres-cawapres nomor urut satu, baik dari Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga Partai Ummat.
Di depan pendukungnya yang hadir, Anies menyampaikan pujian atas kedatangan mereka. “Pertama saya ingin sampaikan kepada masyarakat Bone rasa hormat. Salam hangat karena antusiasmenya yang luar biasa. Massa yang begitu banyak itu bisa ada di mana-mana. Tapi massa dengan semangat itu baru berbeda,” ujarnya.

Anies melanjutkan, dengan uang orang bisa mengerahkan massa. Tapi uang tidak bisa menjadikan orang bersemangat. ”Dan yang hadir di sini adalah orang-orang yang penuh dengan semangat. Itu tidak bisa orang-orang yang datang tanpa keyakinan. Tanpa kepercayaan untuk perubahan. Saya tiba di Bone bukan saja menceritakan misi visi kita, program kita. Tapi saya menyerap semangat masyarakat Bone yang luar biasa bergelora. Itu yang membuat selesai acara ini saya malah makin semangat. Saya malah makin merasa ini Sulawesi Selatan memang luar biasa. Antusiasmenya itu luar biasa,” jelasnya.
Anies lalu bertanya apa yang dikeluhkan masyarakat Bone. “Ketika kita berbicara tentang masyarakat pertanian, keluhannya di mana-mana. Kemudian ketika bicara tentang nelayan, isu utamanya adalah bagaimana solar itu tersedia dan harganya terjangkau. Itu adalah salah satu program utama kita,” ungkap Anies.
Ia menjanjikan, di 100 hari pertama kepemimpinannya jika terpilih menjadi presidan, akan segera menata ulang tentang tata niaga pangan supaya yang bekerja menghasilkan bisa lebih sejahtera. Seperti petani, nelayan, pekebun, dan peternak.
”Di sisi lain, keluarga-keluarga bisa mendapatkan harga yang lebih murah, karena hari ini berasnya mahal. Cabainya mahal. Telurnya mahal,” tandasnya.
”Kemudian bicara tentang ikan juga begitu. Kita ingin itu segera kita tuntaskan supaya keluarga-keluarga kita bisa menabung dan petani pun dengan pendapatnya lebih baik. Peternak, nelayan juga bisa menabung,” tambah mantan Menteri Pendidikan ini.
Anies lalu menitip harapan untuk masyarakat Bone. “Saya dititipkan pesan untuk menjangkau semua satu bulan terakhir ini, agar gerakan perubahan ini makin luas. Dukungan makin banyak sehingga pada tanggal 14 Februari Insyaallah akan menjadi hari perubahan,” harapnya.
Terkait pemekaran kabupaten Bone selatan, menurut mantan Gubernur DKI ini, aspirasi-aspirasi serupa ada di banyak tempat. “Kami lihat selama itu adalah terkait pelayanan masyarakat, supaya pemerintah bisa melayani lebih baik, maka kita bisa diskusikan kita bisa bahas. Yang menjadi isu kan ketika rencana pemekaran itu bukan karena alasan pelayanan, tapi karena alasan-alasan yang non teknokratik. Non pelayanan. Nah yang itu saya rasa harus dipikir ulang. Ketika wilayahnya besar, kemudian jangkauan pemerintah menjadi sulit, di banyak tempat itu secara objektif harus kita berikan ruang untuk ada pembahasan tentang pemekaran,” jelasnya.
Pasangan Muhaimin Iskandar ini juga menanggapi soal adanya ancaman penembakan terhadap dirinya. “Saya apresiasi kepada Pak Kapolri Listyo Sigit yang bertindak cepat, bertindak tuntas sehingga kebebasan berbicara terjaga. Karena kebebasan berekspresi, berbicara, itu dijaganya. Salah satunya dengan jangan membiarkan orang-orang yang merusak kebebasan dengan cara mengancam keselamatan itu dibiarkan. Dengan cara begitu kebebasan akan terjaga,” ujarnya.

Dijamu JK

Sehari sebelum berangkat kampanye, Anies dijamu makan ikan oleh JK di sebuah rumah makan di Makassar. Anies juga menginap di kediaman JK di Jalan Haji Bau Makassar.
“Kenapa mengajak ke rumah makan ini? Kan ini restoran paling besar. Kedua di Makassar, kalau di rumah nanti hujan. Rencananya di rumah tapi takut hujan, jadinya di sini,” kelakar JK memberikan keterangan kepada awak media.
Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut politisi senior partai Golkar ini blak-blakan ikut mendampingi Anies berkampanye di Kabupaten Bone dan Barru. “Ini kan suatu kebetulan, karena saya kan pulang kampung di Bone. Bersamaan Pak Anies pergi kampanye. Insyaallah saya ikut,” kata JK usai menjamu Anies santap malam.
JK dan Anies melakukan peletakan batu pertama di Toserba Terpadu Pesantren DDI Mangkoso, kemudian menghadiri dialog terbuka bersama tokoh-tokoh masyarakat dan pemuka agama.
Kedatangan Anies di Makassar mendapat sambutan dari pengurus Nasdem Sulsel. Kader Nasdem se-Sulawesi Selatan kompak menjemput Anies di Bandara Sulatan Hasanuddin Makassar.
Deputi Kampanye Nasional Timnas Pasangan Calon Presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) sekaligus Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS), bersama Wabendum Timnas Amin Fatmawati Rusdi, dan Sekretaris DPW sekaligus Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Amin Sulsel Syaharuddin Alrif juga hadir langsung menjemput Anies di bandara.
Terlihat Anies mengenakan baju kemeja putih dipadukan celana jeans biru, tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 19.30 Wita bersama sang istri Fery Farhati. Anies langsung menuju Masjid Raya untuk melaksanakan salat Isya berjemaah, kemudian lanjut makan malam dan istirahat di kediaman pribadi JK. (rif)



×


Anies Janji Benahi Ulang Tata Niaga Pangan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link