PADA pemilu 2019 ada kurang lebih 800 orang petugas KPPS di seluruh Indonesia yang meninggal dunia. Hasil evaluasi KPU menyebut, mereka yang mengalami kecelakaan kerja dikarenakan berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan (komorbid).
Untungnya, pada pemilu kali ini disyaratkan hanya untuk rentang usia 17 sampai 55 tahun. Selain itu, setiap calon petugas harus melampirkan surat keterangan sehat dari unit pelayanan fasilitas kesehatan terdekat.
Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat tiga peringkat komorbid tertinggi yang menjadi penyebab petugas KPPS menjadi korban. Pertama adalah serangan jantung, kedua hipertensi, kemudian diabetes. Untuk menghindari terjadinya angka kesakitan dan kematian petugas pemilu, perlu kiranya disadari apa saja hal yang dapat mempertahankan kesehatan fisik dan mental petugas tersebut.
Beberapa edukasi kesehatan yang perlu diterapkan bagi petugas pemilu 2024 yakni pertama, pola makan teratur dan sehat, jika frekuensinya tiga kali sehari. Makanlah dengan nutrisi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Energi untuk beraktivitas dihasilkan dari makan makanan teratur dan sehat.
Kedua, pola tidur berkualitas. Durasi yang cukup yaitu 6-8 jam sehari. Tidur yang berkualitas ialah perasaan segar dan sehat setelah bangun. Ingatlah untuk mengurangi konsumsi kafein atau alkohol agar tidur bisa berkualitas.
Ketiga, olahraga sesempatnya. Seminggu dua kali cukup untuk membuat badan lebih kuat dan sehat. Olahraga bisa dilakukan di dalam ruangan atau di luar dengan meregangkan otot-otot atau berjalan cepat atau berlari.
Keempat, gunakan tabir surya saat terik matahari, bahaya sinar matahari dapat membuat kulit tampak kering, kusam, rasa terbakar, bahkan berubah warna. Kelima, minum air putih. Penting untuk rutin meminum air putih bukan hanya ketika haus, agar racun-racun di tubuh mudah dikeluarkan melalui kencing. Minumlah delapan gelas per hari atau setara dengan 2 liter.
Keenam, atasi stres. Beban kerja yang berat dan padat membuat petugas rentan terhadap stres. Jangan lupa untuk memberi diri waktu berlibur atau sekadar menikmati sedikit gaji bulanan. Dan ketujuh cari teman yang mendukung. Lingkungan juga sangat memengaruhi kondisi fisik dan mental petugas pemilu. Berbaurlah dengan ramah dan jangan menyebar kebencian juga ketidakkompakan. (*)

