MAKASSAR, BKM–Seratusan ribu siswa dari SMA dan sederajat di Sulsel mengikuti deklarasi Pemilu damai di ruang pola, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/1).
Dengan balutan seragam putih abu-abu, para pemilih pemula ini bersiap menyambut kontestasi Pemilu dan Pilkada 2024.
“Hari ini kita laksanakan kegiatan untuk deklarasi pemilu damai. Sekitar seratus ribu siswa/siswi yang jadi pemilih pemula,” Jelas Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.
“Cukup besar pemilih pemula di Sulsel bisa mempengaruhi partisipasi pemilih 2024,” lanjutnya.
Partisipasi pemilih Sulsel diharapkan bisa meningkat dengan hadirnya para pemilih pemula. Disisi lain, para pemilih pemula diarahkan bisa mengawal berjalannya demokrasi dengan aman dan damai.
Sementara itu, Kapolda Sulsel Andi Rian Djajadi menilai deklarasi ini membawa aura positif jelang 14 Februari.
Apalagi membawa pesan perdamaian dalam menghadapi situasi politik.
“Hari ini anak-anak kita siswa/siswi SMA yang tergabung dalam forum OSIS se-Sulsel sama-sama deklarasi Pemilu damai 2024,” kata Andi Rian.
Deklarasi pemilu damai ini memuat upaya menyukseskan kontestasi politik aman, nyaman dan adil.
Sekaligus memberantas hoax dan menyaring isu di masyarakat.
“Isi deklarasi tersebut kita sepakat menjalankan dan mensukseskan pemilu damai dengan aman nyaman dan adil, pemilu tanpa hoax, tanpa isu negatif yang bersifat provokatif,” jelas Andi Rian.
Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sulsel masuk ke sekolah-sekolah untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.
Para siswa-siswi telah memenuhi syarat langsung membuat KTP dipandu Disdukcapil Sulsel
Kepala Disdukcapil Sulsel Iqbal Suhaeb menyebut para wajib KTP ini sudah bisa memilih di 14 Februari mendatang.
“Kita tidak menunggu tapi jemput bola ke tempat banyak pemilih pemula. Termasuk sekolah-sekolah. Kami kerjasama dukcapil Kab/kota untuk memburu para wajib KTP yang belum lakukan perekaman supaya bisa gunakan hak pilihnya,” jelas Iqbal Suhaeb. (jun/rif)

