MAKASSAR, BKM — Para pengendara sepeda motor khususnya para anak muda agar tidak menggunakan knalpot brong atau bogar saat berada di jalan raya wilayah hukum Polrestabes Makassar.
Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Rabu (31/1).
”Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Kota Makassar. Dimana, situasi Kamtibmas di Kota Makassar masih relatif aman dan terkendali. Juga, hal tersebut tidak terlepas partisipasi dari masyarakat setempat. Sesuai tugas dan tanggung jawab kami untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kota Makassar. Kami berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kota Makassar,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, melalui safari subuh di Masjid Haqqul-Yaqien, Jalan Sunu, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo.
Kapolrestabes Makassar menambahkan, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk saling menghargai, saling memuliakan, dan saling menghormati antar tetangga baik tetangga langsung maupun tetangga lorong agar kehidupan bertetangga aman dan kondusif.
Permasalahan sosial lainnya di Kota Makassar, kata Mokhamad Ngajib, dari dulu hingga sekarang peredaran minuman keras tradisional jenis ballo yang memabukkan, masih banyak beredar. Juga masih ada pemuda yang sering isap lem.
Selain itu, Kapolrestabes juga mengajak kepada masyarakat Kota Makassar untuk tidak memanjakan putra putrinya yang masih di bawah umur dan tidak memiliki SIM serta tidak memberikan fasilitas kendaraan roda dua maupun roda empat.
Karena terkadang kendaraan tersebut digunakan untuk balapan liar di jalan raya, serta kendaraannya terkadang divariasi dan diganti knalpotnya dengan knalpot bogar (brong) hal tersebut sangat mengganggu pengguna jalan lainnya. (jul)

