MAKASSAR, BKM — Tiga direktur di PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) atau Perseroda diberhentikan dari jabatannya. Mereka adalah Direktur Utama Rendra Darwis, Direktur Utama dan Keuangan Ernida Mahmud, serta Direktur Pengembangan Usaha Dedy Irfan Bachri. Surat keputusan (SK) pemberhentian ketiganya ditandatangani Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.
”Memang ada pergantian beberapa direktur. Masih ada satu yang bertahan. Itu hasil dari evaluasi yang dilakukan oleh komisaris PT SCI,” jelas Ichsan, Rabu (28/2). Ia merujuk pada SK yang beredar secara massif di media sosial.
Pelaksana Harian (Plh) Bappelitbangda ini mengungkapkan, keputusan tersebut berdasarkan penilaian-penilaian objektif komisaris, yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dari PT SCI Perseroda.
“Penilaian tentu oleh komisaris, yang dituangkan dalam bentuk surat keputusan dari Pj Gubernur Sulawesi Selatan,” ujar Ichsan.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PT SCI Rendra Darwis mengaku belum menerima secara resmi surat pemberhentian tersebut.
“Kami juga baru tahu. Sebelumnya tidak ada informasi. Sampai dengan hari ini (kemarin pagi) juga kita dari kantor bertugas seperti biasa. Kami juga belum menerima secara resmi dokumen, pemberitahuan atau apapun,” tegasnya saat dihubungi, Rabu (28/2).
Rendra melanjutkan, dirinya tidak pernah sama sekali mendapatkan peringatan dari pimpinan.
“Tidak ada. Seingatku tidak ada (peringatan),” imbuhnya.
Lebih jauh dia mengatakan, audit di tubuh Perseroda itu terus dilakukan.
“Hasil audit resmi belum keluar. Sementara proses. Tapi kalau secara garis besar laporan keuangan kami, untuk 2023 menurut kami sangat positif, karena total pencapaian 2022 itu sekitar Rp30 miliar omset. Di 2023 bulan September saja kami sudah menyamai tahun 2022 omset kami. Nah ini kan belum keluar (audit). Perkiraan kami sekitar Rp41 miliar atau Rp42 miliar. Jadi secara kinerja perusahaan harusnya kami positiflah, karena ada peningkatan,” tandas Rendra.
Dirinya mengaku kabar pemberhentian ini cukup mengagetkan tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu
.
“Kalau memang evaluasi, kami tidak pernah dipanggil. Kami masuk melalui resmi. Untuk peringatan juga tidak ada, seingatku tidak ada. Audit itu (rutin) per tahun. Dari kami berempat hanya tiga orang. Jadi dari komisaris utama, koordinasi kami baik. Kalau secara tupoksi komisaris kami memberikan laporan semua, koordinasi baik dan lancar. Adapun secara pribadi komisaris Pak Tanri, beliau punya rencana bisnis yang mau disinergikan dengan perseroan itu juga berjalan. Sementara berprogres semua, koordinasi kami sampai saat ini sangat baik menurut kami,” terang Rendra.
Menyikapi kabar pemberhentian dirinya, ia akan mempertanyakan ke Pj Gubernur atau komisaris. ”Bagaimana pun kami terangkat secara seleksi terbuka, bukan melalui penunjukan. Tentunya kalau mau ada pergantian, harusnya dijalankan sesuai mekanisme. Karena bagaimana pun kami kemarin, andai kata tidak ada kejelasan masa kerja kami, tidak mendaftar. Tapi ini kan jelas masa kerjanya dari 2023-2028. Kami melihat syarat, kami penuhi, kami daftar dan Alhamdulillah dipilih. Kami pasti pertanyakan kenapa? Walaupun kabarnya belum pasti betul atau tidak,” tutupnya.
Diketahui, SCI merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dipimpin oleh Tanri Abeng, sekaligus Ketua Komite Ekonomi Sulsel.
Sebelumnya, Tanri Abeng mengaku mendapatkan kehormatan dari Gubernur Sulsel karena dipercaya menjadi Ketua Komite Ekonomi Sulsel, sekaligus memimpin BUMD. Adapun langkah yang akan dilakukan, di mana terdapat mekanisme baru dalam mengelola aset yang ada, yang diharapkan memberikan nilai tambah oleh para pelaku ekonomi.
Untuk memberdayakan BUMD, semua sektor terlebih dahulu akan diklasifikasikan di bawah holding yang diberi nama Sulsel Citra Indonesia, yang harus mampu berkomunikasi dengan swasta nasional maupun swasta asing atau investor untuk dapat menarik investasi di Sulsel.
“Inti dari gerakan baru ini adalah pembentukan Badan Usaha Milik Daerah yang karakternya sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang saya dirikan 25 tahun lalu,” ungkap Tanri Abeng.
(jun)

