pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Duel Paman dan Ponakan, Satu Tewas

Diduga Dipicu Sengketa Tanah

GOWA, BKM — Hari masih pagi di Lingkungan Mappala, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa (16/4). Jarum jam menunjuk pukul 07.00 Wita.
Di tengah persawahan, dua lelaki paruh baya tampak bersitegang hingga berujung duel. Mereka adalah paman dan ponakan, yakni JT (55) dan SG (47).

Satu orang menjemput ajal dalam peristiwa itu. JT mengembuskan napas terakhirnya sesaat setibanya di RSUD Syekh Yusuf, Sungguminasa, Gowa. Dari hasil pemeriksaan tim medis, mulut, hidung dan telinganya penuh lumpur. Diperkirakan sang paman kahabisan napas setelah kepalanya dibenamkan ke dalam lumpur sawah oleh ponakannya.
Sementara SG juga mengalami luka serius akibat tikaman benda tajam. Hingga kemarin ia masih menjalani perawatan intensif paramedis di IGD RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa.

Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan pihak kepolisian yang datang ke lokasi sesaat setelah kejadian, diketahui jika pada pagi hari itu JT dan SG bertemu di tengah persawahan. Mereka kemudian terlibat perdebatan sengit hingga berkelahi.
Ju diketahui menetap di Kampung Pekanglabbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Sementara Sy bermukim di Kampung Dampang, Lingkungan Mappala, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Dari peristiwa ini, polisi meminta keterangan tiga saksi yang melihat kejadian tersebut, yakni perempuan Marni (ponakan JT) serta lelaki Ikbal dan Wahyu.

Kasubsi PIDM Humas Polres Gowa Ipda Udin Sibadu kepada media di Polsek Pallangga, Selasa siang (16/4) menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Disebutkan, berdasarkan keterangan para saksi, kejadian berawal pada saat lelaki JT dan lelaki SG bertemu di sawah. Kemungkinan terjadi salah paham antara kedua petani tersebut.
Dari debat serius, akhirnya keduanya pun berkelahi. Setelah mendengar adanya perkelahian dua orang ini, saksi langsung menuju TKP dan mendapati JT yang sudah tertelungkup dan terdapat lumpur pada bagian mulut, hidung dan telinga.
“Kemudian para saksi dan warga lainnya membawa korban ke RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa. Namun pihak medis menyatakan korban sudah meninggal dunia. Sedangkan lelaki SG meninggalkan TKP dalam keadaan berlumuran darah akibat luka tusukan yang dialaminya. Selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga ke RSUD Syekh Yusuf untuk mendapatkan perawatan medis. Saat berada di RSUD pihak keluarga korban JT hendak menyerang pelaku SG, namun berhasil dicegah. Korban JT diduga meninggal dunia akibat kehabisan napas karena ditenggelamkan ke dalam lumpur. Tidak ditemukan luka tusuk pada tubuh korban,” kata Ipda Udin Sibadu.

Sementara hasil diagnosa pada tubuh SG, terdapat luka tusuk serius akibat tikaman benda tajam pada bagian dada, ketiak dan perut.
Diduga akan terjadi penyerangan dari pihak keluarga korban yang meninggal, personel gabungan dari Polres Gowa dan Polsek Pallangga melakukan pengamanan di sekitar RSUD Syekh Yusuf. Namun, untuk penanganan lebih lanjut SG kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar.
“Sebenarnya antara kedua pihak, yakni korban JT dan SG masih ada hubungan keluarga. Keduanya antara paman dan ponakan. Informasi sementara diduga perkelahian dipicu oleh adanya sengketa tanah diantara kedua belah pihak,” terang Ipda Udin Sibadu. (sar)




×


Duel Paman dan Ponakan, Satu Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link