pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Potensi Poros Ketiga AIA-Adnan

Gerinda Sulsel Kunci Mati Pintu Untuk Kandidat Cagub

IST BINCANG SANTAI--Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras berbincang santai dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan

MAKASSAR, BKM — Prediksi akan hadirnya tiga poros dalam pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2024 mulai menemui titik terang. Jika sebelumnya sudah ada pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi yang diusung Nasdem dan PAN, disusul mengerucutnya potensi duet Moh Ramdhan Pomanto dan Indah Putri Indriani, kini telah muncul kemungkinan poros ketiga, yakni Andi Irwan Darmawan Aras (AIA) berpasangan Adnan Purichta Ichsan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memutuskan untuk mengusung sendiri kadernya sekaligus orang kepercayaannya untuk maju pada kontestasi pilgub Sulsel. Yang dipilih adalah AIA yang kini menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel.
Menurut Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel H Najmuddin, nama AIA ditetapkan maju di pilgub Sulsel melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Gerindra. “Sudah jelas. Rekomendasinya sudah dikunci. DPP Gerindra sudah memutuskan akan mengusung AIA, sebagai kader sendiri di pilgub Sulsel,” ujar Najmuddin, Kamis (6/6).

Najmuddin mengemukakan bila sejak pekan lalu, Prabowo sudah meminta Gerindra Sulsel untuk mempersiapkan strategi memenangkan usungan partai berlambang kepala burung garuda itu di pilgub nanti.
Selain itu, partai besutan Prabowo Subianto ini juga akan segera melakukan komunikasi politik dengan sejumlah elite politik di Sulsel. Tujuannya untuk menyusun skema pasangan calon yang akan bekerja sama di pilgub. “Intinya, Gerindra akan membuka komunikasi politik dengan sejumlah elite parpol. Kita mau memenangkan kader Gerindra di pilgub, yaitu AIA,” terangnya.
Karena itu, lanjut Najamuddin, tidak ada lagi figur, baik internal maupun eksternal yang bisa mengendarai Gerindra kecuali AIA. “Di Gerindra sudah terkunci mati dan hanya satu nama untuk AIA,” tegas Najamuddin yang juga bakal calon wali kota Makassar ini.
Selain menjabat sebagai ketua DPD Gerindra Sulsel, AIA yang lahir pada 26 Juni 1976 ini juga merupakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sulsel II.

Informasi yang dikumpulkan koran ini, AIA melirik Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan sebagai salah satu bakal calon pada pilgub 27 November nanti. Selain Partai Gerindra yang mengontrol 13 kursi di DPRD Sulsel, AIA-Adnan Purichta juga hampir pasti mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan delapan kursi serta Demokrat dengan tujuh kursi.
Sebelumnya, pasangan yang muncul adalah ASS-Fatma yang diajukan Partai Nasdem dengan 17 kursi dan PAN dengan empat kursi. Kemudian muncul pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto – Indah Putri Indriani yang kemungkinan diajukan oleh PDIP dengan enam kursi dan Golkar sebegai pemilik 14 kursi.
Berarti masih ada kursi tersisa, yakni dari PPP dengan delapan kursi, PKS tujuh kursi dan Partai Hanura satu kursi.
Sebelumnya, pengamat politik dan peneliti pada Yayasan Lembaga Kajian Pembangunan (LKP) Muhammad Asrul Nurdin, menyarankan agar Partai Gerindra menjadi ‘ketua kelas’ atau kingmaker di pilgub Sulsel. Menurutnya, sejumlah parpol menunggu sikap partai tersebut untuk diikuti di pilgub.
Muhammad Asrul mengatakan, Gerindra yang mengontrol 13 kursi di DPRD Sulsel, sisa membutuhkan empat kursi untuk mencukupi 17 kursi dari 85 kursi DPRD Provinsi sebagai syarat mengusung calon gubernur ke gelanggang pilgub.
“Apalagi Ketum Gerindra, Pak Prabowo adalah presiden terpilih hasil pilpres 2024. Elite Parpol yang belum punya usungan pasti menunggu arahan Pak Prabowo. Ini momen yang terbaik bagi Gerindra Sulsel,” tandasnya. (rif)



×


Potensi Poros Ketiga AIA-Adnan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link