MAKASSAR, BKM — Era internet super cepat menggunakan satelit sudah masuk ke Indonesia.
Starlink milik Elok Musk mulai beroperasi di Indonesia sejak Minggu (19/5) lalu. Menjanjikan akses internet yang bisa menjangkau semua daerah di Indonesia, termasuk di daerah kepulauan dan desa terpencil.
Pemkot Makassar pun tidak mau ketinggalan untuk ikut menikmati teknologi internet tersebut.
Rencananya, Pemkot mulai akan menganggarkan penggunaan Starlink di APBD Perubahan 2024 ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Makassar Ismawaty Nur, menerangkan Pemkot Makassar akan memprioritaskan pemasangan jaringan internet berbasis Starlink di pulau-pulau.
Misalnya di Pulau Barrang Lompo maupun Barrang Caddi.
“Kita akan mulai anggarkan di APBD Perubahan 2024 ini. Namun masih terbatas. Akan kita sasar daerah kepulauan,” ungkap wanita yang akrab disapa Isma ini, Selasa (25/6).
Dia mengestimasi anggaran yang disiapkan untuk pengadaan Starlink di APBD Perubahan tidak terlalu besar. “Paling penggunaannya hanya untuk tiga bulan langganan. Kalau misalnya kita pasang di 10 titik, anggaplah satu titik itu biayanya Rp500 ribu, berarti kita siapkan anggaran sekitar Rp50 jutaan,” sebut Isma.
Berbeda dengan di APBD Perubahan, tahun depan Pemkot Makassar berencana menggunakan Starlink untuk akses internet di lorong-lorong wisata untuk mengoperasikan CCTV lorong. Isma mengatakan, Pemkot melalui Dinas Kominfo akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar untuk 2000-an lorong wisata.
“Kita akan menganggarkan di APBD Pokok tahun depan sekitar Rp12 miliar untuk 2000-an lorong wisata,” jelas Isma.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan saat ini banyak CCTV lorong tidak berfungsi karena masalah jaringan wifi. Dengan penggunaan Starlink, kecepatan internet bisa lebih meningkat dan mengurangi tingkat latensi. Dengan begitu masyarakat dapat mengakses CCTV lorong. Pusat pemantauan dan pengendaliannya tetap ada pada Operation Room atau War Room di lantai 10 Balai Kota Makassar.
“Kita ambil starlink saja, supaya sistem CCTV lorong itu betul-betul hidup. CCTV itu kan orang bisa akses lewat Hp, melihat anak-anak kita main di lorong. Sehingga bisa dikontrol,” ujar Danny.
Orang nomor satu Makassar itu mengatakan, rencana pengadaan starlink akan diusulkan di anggaran perubahan tahun ini agar segera terealisasi. “Saya usahakan tahun ini (pengadaan). Kan lebih luas, lebih baru dan lebih murah. Saya pikir pakai itu saja,” ucapnya.
Wali kota dua periode ini mengklaim dengan adanya CCTV di setiap lorong dan disupport dengan Starling, kekerasan dan tindak kriminal di Kota Makassar nisa semakin berkurang. “Kekerasan akan berkurang, anak-anak tidak ada lagi yang tidak sekolah, ibu-ibu rumah tangga dapat pekerjaan, ekonomi tumbuh dan program lorong wisata diperkuat sehingga memberi kontribusi bagi semua masyarakat,” kuncinya. (rhm)k CCTV Longwis
MAKASSAR, BKM — Era internet super cepat menggunakan satelit sudah masuk ke Indonesia.
Starlink milik Elok Musk mulai beroperasi di Indonesia sejak Minggu (19/5) lalu. Menjanjikan akses internet yang bisa menjangkau semua daerah di Indonesia, termasuk di daerah kepulauan dan desa terpencil.
Pemkot Makassar pun tidak mau ketinggalan untuk ikut menikmati teknologi internet tersebut.
Rencananya, Pemkot mulai akan menganggarkan penggunaan Starlink di APBD Perubahan 2024 ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Makassar Ismawaty Nur, menerangkan Pemkot Makassar akan memprioritaskan pemasangan jaringan internet berbasis Starlink di pulau-pulau.
Misalnya di Pulau Barrang Lompo maupun Barrang Caddi.
“Kita akan mulai anggarkan di APBD Perubahan 2024 ini. Namun masih terbatas. Akan kita sasar daerah kepulauan,” ungkap wanita yang akrab disapa Isma ini, Selasa (25/6).
Dia mengestimasi anggaran yang disiapkan untuk pengadaan Starlink di APBD Perubahan tidak terlalu besar. “Paling penggunaannya hanya untuk tiga bulan langganan. Kalau misalnya kita pasang di 10 titik, anggaplah satu titik itu biayanya Rp500 ribu, berarti kita siapkan anggaran sekitar Rp50 jutaan,” sebut Isma.
Berbeda dengan di APBD Perubahan, tahun depan Pemkot Makassar berencana menggunakan Starlink untuk akses internet di lorong-lorong wisata untuk mengoperasikan CCTV lorong. Isma mengatakan, Pemkot melalui Dinas Kominfo akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar untuk 2000-an lorong wisata.
“Kita akan menganggarkan di APBD Pokok tahun depan sekitar Rp12 miliar untuk 2000-an lorong wisata,” jelas Isma.

