MAKASSAR, BKM–Satu lagi negara yang disebut akan ambil bagian di perhelatan Makassar Makassar International Eight Festival and Forum (F8) yakni Arab Saudi.
Negara Timur Tengah itu juga direncanakan akan terlibat dalam Makassar Investment Forum (MIF) yang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan F8.
“Jadi Arab Saudi mau ambil bagian di Makassar Investment Forum. Mereka mau ikut juga di F8. Itu kan luar biasa. Itu namanya (Makassar) kota dunia, kita diakui diterima, karena kalau Makassar bikin pasti standar dunia,” ungkap Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Rabu (17/7) malam.
Bahkan kata Danny sapaan akrab wali kota, para tamu luar negeri tersebut nantinya akan menjadi jajaran tamu VIP Kota Makassar dalam perhelatan F8.
Ada beberapa agenda khusus yang akan disiapkan Pemkot Makassar dalam menjamu para tamu tersebut.Salah satunya adalah membawa mereka berlayar (sailing) menggunakan Kapal Phinisi.
Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mempromosikan destinasi wisatawa baru berlayar mengarungi Laut Losari.
“Inilah Makassar, kita betul-betul Kota Anging Mammiri, kota waterfront. Karena betul-betul kita menggunakan laut kita dengan skyline dan cityscape kita,” kata Danny.
Untuk mendukung Makassar sebagai waterfront city, akan menyiapkan enam kapal Phinisi yang akan ditempati seluruh tamu VIP. Termasuk di dalamnya dua unit kapal Phinisi yang dibuat menggunakan APBD Kota Makassar dan saat ini sudah bisa dinikmati pelayarannya. Yakni KLM Adama dan KLM Tungguma. Bahkan, pemerintah kota berencana menambah dua unit lagi di tahun yang akan datang.
Sailing Kapal Pinisi ini juga menjadi bagian dari wujud Makassar Kota Festival Tepian Air yang baru saja dibranding. Melengkapi branding Kota Makan Enak.
AGENDA ACARA DI F8:
-Makassar International Eight Festival and Forum F8.
-Para tamu luar negeri menjadi jajaran tamu VIP Kota Makassar
– Tamu luar negeri dibawa berlayar (sailing) menggunakan Kapal Phinisi.
-Menyiapkan enam kapal Phinisi yang akan ditempati seluruh tamu VIP
-Program baru yang unik yakni Makassar Sekalia’. Pertunjukan itu memperlihatkan seluruh konten berbau Makassar yang digelar pada hari kedua F8.
-Hadirkan seniman Makassar yang belum miliki HAKI seperti lagu daerah dan film akan didaftarkan ke Menkumham.
-Ada juga talkshow dengan sutradara film asli Makassar, penulis film Keluar Main dan proyek buku yang ditulis sepanjang pelaksanaan F8 sebagai legacy dan diserahkan ke Wali Kota Makassar.
-Zona baru panggung utama ditempatkan di Tugu MNEK, sementara zona konser ditempatkan di Anjungan Pantai Losari.
Banyak keunikan dan hal-hal baru yang siap dihadirkan dalam event akbar di Kota Makassar itu.
Termasuk program baru yang unik kali ini yakni Makassar Sekalia’. Pertunjukan itu memperlihatkan seluruh konten berbau Makassar yang digelar pada hari kedua F8.
“Hal baru di F8 ialah pada hari kedua ada tema khusus yaitu Makassar Sekalia’. Di situ ada kuliner, penyanyi, dan lainnya yang khas Makassar,” kata Direktur Utama PT Festival Delapan Sofyan Setiawan.
Di situ, kata Wawan sapaan akrabnya semua bernuansa Makassar. Ini tentunya makin mensupport apapun yang relevan dengan budaya Makassar.
Ada pula program bagi seniman Makassar yang belum miliki HAKI seperti lagu daerah dan film akan didaftarkan ke Menkumham.
Ada juga talkshow dengan sutradara film asli Makassar, penulis film Keluar Main dan proyek buku yang ditulis sepanjang pelaksanaan F8 sebagai legacy dan diserahkan ke Wali Kota Makassar.
Hal baru lainnya ialah zona baru panggung utama ditempatkan di Tugu MNEK, sementara zona konser ditempatkan di Anjungan Pantai Losari sebelumnya merupakan panggung utama dan konser.
“Di area itu lebih luas sehingga memungkinkan panggung konser lebih luas dari sebelumnya,” kata Wawan.
Dengan mengangkat tema The Unity, ia berharap di tengah perbedaan, semuanya saling support dan membentuk kekuatan bersama sehingga menghadirkan pertunjukan yang selalu menarik. (rhm)

