pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PKS dan Hanura Bisa Dukung Poros Appi

MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada dua hingga tiga partai politik (Parpol) bisa berkoalisi untuk membentuk satu poros menghadapi kontestasi pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar 27 November nanti.
Poros pertama yakni Golkar dengan mengandalkan Munafri Arifuddin alias Appi. Poros ini bisa didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hanura.

Appi yang juga Ketua DPD II Golkar Makassar, sudah mengantongi surat tugas dari partainya. Apalagi dengan modal 6 kursi saat ini, tinggal membutuhkan tambahan 4 kursi lagi.
Poros kedua yakni Andi seto Gadhista Asapa dari Gerindra. Poros ini bisa bersama Nasdem, serta poros ketiga antara Indira Yusuf Ismail atau Abdul Rahman Bando (ARB).

Indira sudah mengamankan rekomendasi PPP dan berpeluang dapat dukungan PDIP. Sementara ARB sudah dapat rekomendasi PAN dan surat tugas dari Demokrat dan Hanura.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Makassar, Anwar Faruq mengatakan ada tiga nama figur eksternal yang masuk sebagai kandidat kuat pada Pilwali Makassar.
“Mereka antara lain, Munafri Arifuddin, Indira Yusuf Ismail, dan Andi Seto Ghadista Asapa. Ini kita coba mau paketkan kader PKS,” ujarnya, Kamis (25/7).
Untuk itu, PKS melakukan penjajakan kepada tiga kandidat tersebut, termasuk dengan partai politik pengusungnya. Salah satu kader PKS potensial Amri Arsyid.

PKS akan melihat siapa sosok yang paling cocok untuk berpasangan dengan ketua DPW PKS Sulsel tersebut.
“Kita sedang mencari pasangan, beberapa calon, Pak Appi, Indira dan Seto, kita lihat nanti,” jelas anggota DPRD Kota Makassar ini.
Sedangkan, Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok memberi sinyal dukungan untuk Appi.
Sinyal dukungan ini tidak lepas elektoral Appi tertinggi di antara para bakal calon.
Untuk dukungan Hanura, tentu pihaknya mengacu pada survei. Nah, siapa surveinya tinggi tentu kita pertimbangkan itu.
“Karena kita ini mau menang. Sudah capek kita kalah terus dan instruksi Ketum (Oesman Sapta Odang) beri dukungan kepada calon peluangnya menang besar, ” kata Amsal.

Tak hanya itu, Amsal menilai, untuk pasangan cukup ideal Appi bersama Indira Yusuf Ismail. Terlepas siapa 01 dan 02.
Meski begitu, Amsal mengaku, penentuan usungan di Pilwali melihat survei bakal calon.
Kalau saya pribadi, pasangan Appi – Indira itu paling pas. Hampir pasti menang itu. Tapi kan, kalau itu pasangan, jadi pertanyaan lagi siapa 01, siapa 02.
Diketahui, pada Pileg 14 Februari lalu, Partai Hanura mampu mengunci dua kursi di DPRD Makassar. Membutuhkan tambahan delapan kursi untuk mencukupi syarat pengusungan 20 persen.
Sejauh ini, wacana paket Appi – Aliyah Mustika Ilham juga semakin menguat. Appi membawa Golkar dengan 6 kursi, sementara Aliyah bawa Demokrat 3 kursi.

Jika koalisi Golkar, Demokrat dan Hanura terbangun di Pilwali, syarat untuk mengusung telah terpenuhi.
Appi mengaku, pihaknya belum menentukan pasangan. Ia masih mengukur simulasi pasangan calon melalui survei.
Bahwa di dalam proses ini, sudah ada kelihatan yang bisa jadi pendamping. Kita tidak bisa mencalonkan sendiri, sehingga ada ketergantungan terhadap kursi yang dimiliki partai lain.
“Dalam hal ini ada beberapa bisa kasih, tapi syaratnya (gandeng kader), tapi itulah kita harus mencoba simulasi-simulasi terbaik. Mana yang terbaik yang harus kita pakai,” ucapnya.
Sebelumnya, Lembaga Konsultan dan Riset Politik, Nurani Strategic Consulting, merilis hasil survei dimana Appi masih memimpin keterpilihan.

Pada 5 besar, Appi memimpin dengan 31,7 persen, disusul Rusdin Abdullah dengan 18,4 persen, Indira Jusuf Ismail 15,6 persen, Andi Seto Asapa 9,5 persen dan Rahman Bando dengan 7,4 persen.
Sementara tingkat popularitas, Appi 81,2 persen, Rusdin Abdullah 69 persen sementara Indira Jusuf Ismail 64 persen. (rif)



×


PKS dan Hanura Bisa Dukung Poros Appi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link