SETIAP pasangan calon (paslon) harus mampu memperlihatkan karateristik yang visioner dan komunikatif guna menuntun arah kebijakan pemerintah daerah lima tahun ke depan. Sangat penting bagi setiap kandidat untuk mampu bertindak secara komunikatif agar dalam kepemimpinannya ia bisa memahami dan menjelaskan setiap kebijakan yang akan ditetapkan.
Seorang pemimpin yang komunikatif mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan mudah dipahami. Mereka mendengarkan dan merespons secara baik terhadap ide dan masukan dari seluruh kalangan, baik dari jajarannya maupun masyarakat sipil. Pemimpin seperti ini akan mampu memotivasi lingkungan pemerintahan sehingga menciptakan lingkungan kerja yang positif.
Pada hakikatnya seorang pimpinan adalah seseorang yang dapat mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk melakukan unjuk kerja maksimum yang telah ditetapkan sesuai dengan tujuan ataupun visi misi bersama, sehingga pemerintahan akan berjalan dengan baik jika pimpinan mempunyai kecakapan dalam berkomunikasi. Sebab setiap individu yang akan ditemui tentunya memiliki keterampilan yang berbeda, seperti keterampilan teknis, manusiawi dan konseptual.
Seorang pemimpin yang komunikatif akan mampu memotivasi anggota timnya dengan memberikan contoh dan mendorong mereka untuk mencapai potensi terbaiknya Mereka akan mampu menunjukkan visi yang kuat dan menginspirasi jajaran dan masyarakatnya untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
Selain komunikatif, figur kepemimpinan setingkat kepala daerah diharuskan untuk memiliki karakteristik visioner. Sebab seorang pemimpin visioner akan memiliki kemampuan untuk melihat masa depan dan membuat rencana untuk mencapai visi tersebut. Sehingga sebagai kepala daerah ia akan berani mengambil risiko dan berinovasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Pemimpin seperti ini mampu menginspirasi masyarakat dan jajarannya untuk bekerja keras dan mencapai tujuan yang lebih besar. Selain berani mengambil risiko, ciri pemimpin visioner selanjutnya juga adalah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Setiap langkah yang diambil untuk mewujudkan idenya selalu disertai dengan rasa tanggung jawab. Dirinya akan bertanggung jawab dari proses awal hingga akhir dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.
Sebagai seorang pemimpin, juga akan sangat penting untuk bersikap tegas dan tidak mudah terintimidasi. Kepemimpinan visioner akan mempersiapkan segala kemungkinan konflik dan bagaimana menghadapinya.
Selain itu, pemimpin visioner juga harus bisa menghadapi tekanan internal maupun eksternal. Kepemimpinan visioner juga akan mampu membangun stakeholder pemerintahan yang dipimpinnya dengan memandang jauh impian, harapan, dan angan-angan. Para anggota jajarannya akan didorong untuk bekerja dengan penuh kesungguhan dan menghadirkan tantangan kepada para anggotanya untuk mampu merealisasikan capaian dan tujuan bersama. (yus)

